10/10/2026
Ferry Irwandi Bawa Isu Karhutla Indonesia ke Forum Media Internasional di New York, Berharap Dunia Ikut Bersuara
Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi persoalan serius di Indonesia, konten kreator sekaligus aktivis Ferry Irwandi memilih membawa isu tersebut ke panggung internasional.
Melalui unggahan di Threads pada Rabu (7/10/2026), Ferry menceritakan bahwa awalnya ia diundang ke New York, Amerika Serikat, untuk bertemu dengan sejumlah petinggi media global, termasuk BBC, The Guardian, dan Bloomberg.
Pertemuan itu semula ditujukan untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan kanal media Malaka dan Trifellas. Namun, kondisi karhutla di Tanah Air membuat Ferry mengubah prioritasnya. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyuarakan persoalan kebakaran hutan Indonesia agar mendapat perhatian dunia yang lebih luas.
Dalam pertemuan itu, Ferry juga memperoleh referensi mengenai pendekatan penanganan kebakaran hutan dari negara lain. Di antaranya teknologi pemantauan kebakaran AlertCalifornia di Amerika Serikat serta regulasi kehutanan Ley de Montes di Spanyol.
Salah satu ketentuan dalam regulasi Spanyol tersebut membatasi perubahan fungsi lahan hutan yang terbakar selama minimal 30 tahun, dengan sejumlah pengecualian dan persyaratan tertentu.
Berbagai pendekatan itu kemudian dipelajari Ferry sebagai bahan untuk mencari solusi yang dapat disesuaikan dengan kondisi Indonesia.
Sebelumnya, Ferry bersama Andrew Kalaweit juga menginisiasi penggalangan dana untuk perlindungan hutan Kalimantan yang berhasil menghimpun dana hingga miliaran rupiah. Gerakan tersebut mendapat perhatian publik, sekaligus memunculkan diskusi tentang tanggung jawab negara, korporasi, serta perlindungan hak masyarakat adat dan warga lokal.
Langkah Ferry membawa isu karhutla ke forum internasional menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan tidak cukup hanya dibicarakan ketika kebakaran terjadi. Dibutuhkan perhatian berkelanjutan, kebijakan yang tegas, pengawasan yang efektif, serta keterlibatan berbagai pihak untuk melindungi hutan Indonesia.
Sebab, menjaga hutan bukan hanya tentang menyelamatkan pepohonan hari ini, tetapi juga menjaga masa depan generasi mendatang.