Masak-Memasak

Masak-Memasak Cooking + Baking by myself
Re-cook + Re-bake from other recipes
Private Collection

🩵🩵
21/08/2026

🩵🩵

Nasihat ini menggambarkan cinta sebagai sesuatu yang tidak langsung menjadi kedalaman. Ia tumbuh perlahan, dari sesuatu yang pertama kali ditangkap oleh pandangan, kemudian menetap di dalam hati, hingga akhirnya menjadi bagian dari jiwa.

Ketika cinta jatuh ke mata, yang lahir pertama kali biasanya adalah kekaguman. Kita melihat seseorang, mendengar perkataannya, menyaksikan akhlaknya, atau menemukan sesuatu yang membuat kita tertarik. Pada tahap ini, kita belum benar-benar mengenalnya secara mendalam. Kita baru mengenali apa yang tampak di permukaan.

Kekaguman mudah muncul karena manusia memang tertarik kepada sesuatu yang indah. Senyum, wajah, kecerdasan, kelembutan, cara berbicara, perhatian, atau bahkan ketenangan seseorang dapat membuat hati mulai tertarik. Namun kekaguman belum tentu cinta. Ia baru sebuah pintu.

Ketika rasa itu turun dari mata menuju hati, hubungan mulai berubah. Kita tidak lagi sekadar mengagumi sesuatu yang terlihat, tetapi mulai memiliki keterikatan emosional. Kebahagiaan orang tersebut mulai terasa penting. Kesedihannya mulai kita rasakan. Kehadirannya mulai memberikan makna tertentu dalam kehidupan.

Di sinilah cinta mulai tumbuh.

Tetapi cinta yang benar-benar matang tidak berhenti pada perasaan. Ia perlahan masuk lebih dalam, menuju jiwa. Pada tahap ini, seseorang tidak lagi mencintai hanya karena apa yang dimiliki atau diberikan oleh orang tersebut. Ia mencintai keberadaan dan kebaikannya, bahkan ketika tidak selalu mendapatkan apa yang ia inginkan.

Cinta yang sampai ke jiwa tidak selalu berarti memiliki. Justru terkadang ia mengajarkan seseorang untuk melepaskan.

Jika engkau benar-benar mencintai seseorang, engkau tidak hanya ingin memilikinya. Engkau juga ingin melihatnya menjadi manusia yang baik, bahagia, dan dekat dengan Allah, meskipun kebahagiaannya tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginanmu.

Karena itu, cinta yang telah sampai ke jiwa tidak mudah digantikan. Bukan karena orang tersebut sempurna, tetapi karena hubungan itu telah melewati sekadar ketertarikan dan kebutuhan emosional. Ia telah menjadi bagian dari perjalanan batin seseorang.

Namun di sinilah kita juga perlu berhati-hati. Sesuatu yang “tak tergantikan” dalam bahasa cinta tidak berarti manusia boleh ditempatkan sebagai pengganti Allah. Tidak ada manusia yang layak menjadi pusat penghambaan hati. Manusia dapat menjadi orang yang sangat kita cintai, tetapi tetap merupakan makhluk yang memiliki keterbatasan.

Cinta yang sehat justru membuat seseorang semakin dekat kepada Allah, bukan semakin jauh dari-Nya.

Ia membuat kita belajar setia tanpa memiliki secara berlebihan.

Belajar menjaga tanpa mengekang.

Belajar mencintai tanpa menguasai.

Belajar merindukan tanpa kehilangan kendali.

Dan belajar melepaskan ketika memang harus melepaskan.

Sebab ada perbedaan antara cinta yang hidup di mata, cinta yang menetap di hati, dan cinta yang telah membentuk jiwa.

Yang pertama mungkin membuat kita berkata, “Aku mengaguminya.”

Yang kedua membuat kita berkata, “Aku mencintainya.”

Tetapi yang ketiga membuat kita berkata, “Aku ingin kebaikan untuknya, bahkan ketika aku tidak mendapatkan apa pun darinya.”

Di situlah cinta mulai kehilangan sifat egoisnya.

Ia tidak lagi hanya bertanya, “Apa yang bisa ia berikan kepadaku?”

Tetapi berubah menjadi, “Apa yang bisa kulakukan agar keberadaanku menjadi kebaikan baginya?”

Dan mungkin itulah cinta yang paling matang: ketika seseorang tidak lagi sekadar menjadi objek yang ingin kita miliki, tetapi menjadi amanah yang ingin kita jaga dengan sebaik-baiknya.

Cinta jatuh ke mata sebagai kekaguman.

Turun ke hati sebagai kasih.

Dan ketika ia sampai ke jiwa, ia berubah menjadi doa:

“Ya Allah, jika keberadaannya baik bagiku, dekatkanlah. Jika aku baik baginya, jadikanlah aku kebaikan dalam hidupnya. Dan jika jalan kami harus berbeda, jangan biarkan cinta ini berubah menjadi kebencian. Jadikanlah ia tetap sebagai doa yang baik dalam diam.”

21/08/2026

Dalam hidup ini, tidak ada sesuatu yang hadir tanpa ukuran.
Setiap peristiwa memiliki batas, setiap perjalanan mempunyai waktunya sendiri, dan setiap pertemuan menyimpan alasan yang terkadang baru dapat dipahami setelah semuanya berlalu.

Ada yang datang terlalu cepat, lalu pergi sebelum kita sempat mengerti.
Ada p**a yang kita tunggu begitu lama, tapi berakhir dengan sebuah pembelajaran.
Karena itu, keterlambatan tidak selalu berarti penolakan, sebagaimana kehilangan tidak selalu berarti kehancuran.

Mungkin tidak semua yang kita inginkan harus segera dimiliki. Sebagian harus ditunggu, sebagian harus dilepaskan, dan sebagian harus diterima dengan hati yang tenang.

Menu sederhana untuk makan siang 🤗
21/08/2026

Menu sederhana untuk makan siang 🤗

04/08/2026

🩵🩵

03/08/2026

Kelihatannya delicious 🤗

APPLE CAKE Bahan 1 :3 Butir Telur1/4 sdt Garam1 sdt asta Vanili100 gr Gula pasirBahan 2 :80 gr Minyak Sayur 150 ml fresh...
23/07/2026

APPLE CAKE
Bahan 1 :
3 Butir Telur
1/4 sdt Garam
1 sdt asta Vanili
100 gr Gula pasir

Bahan 2 :
80 gr Minyak Sayur
150 ml fresh milk

Bahan 3 :
210 gr Tepung terigu serbaguna
10 gr / 1 sdm Baking powder
30 gr susu bubuk

Bahan 4 :
2 Buah Apel (potong2)
1 sdm Air perasan lemon
1 sdm Gula pasir
Kayu manis secukupnya
(Campur semua dlm wadah)

Bahan 5 :
40 gr butter
2 sdm Gula merah bubuk
2 sdm Air perasan lemon
(Aduk jadi satu dlm mangkuk)
Cara Membuat :
- Campur bahan 1, aduk dgn pengocok telur hingga gula larut
- Masukan bahan 2, aduk hingga tercampur
- Lalu masukan bahan 3, aduk lagi sampai tercampur rata
- Tuang adonan ke loyang dan taburi dgn bahan 4
- Oven 180° selama 45 - 50 menit
- Setelah matang olesi dgn bahan 5

Menu Sederhana.. 👩‍🍳 Sayur Asem, Sambel, Tempe Goreng, Ikan Asin. 🤗 Jangan lupa makan...
19/07/2026

Menu Sederhana..
👩‍🍳 Sayur Asem, Sambel, Tempe Goreng, Ikan Asin.

🤗 Jangan lupa makan...

JANGAN LOMBOK Bahan :1 papan tempe (iris2) 1 buah labusiam (iris tipis) 8 bh cabe rawit merah (iris2) 500 ml santan kela...
16/07/2026

JANGAN LOMBOK
Bahan :
1 papan tempe (iris2)
1 buah labusiam (iris tipis)
8 bh cabe rawit merah (iris2)
500 ml santan kelapa
Bumbu Halus :
6 bh bawang merah
3 bh bawang putih
3 bh kemiri
3 bh cabe merah kriting
1 ruas lengkoas (geprek)
2 bh daun salam
Bumbu Penyedap :
Garam secukupnya
1 sdt gula merah
1 sdt gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt kaldu jamur
Cara Membuat :
- Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukan santan, tempe, labusiam, cabe iris. Jgn lupa aduk supaya santan tidak pecah
- Tunggu hingga sayuran matang lalu beri bumbu penyedap, tes rasa, taburi bawang goreng, sajikan.

14/07/2026

Roti Sobek Cokelat Lumer

Bahan:

* 250 g tepung protein tinggi
* 30 g gula pasir
* 4 g ragi instan
* 1 butir telur
* 130 ml susu cair dingin
* 30 g margarin
* 3 g garam
* Secukupnya filling cokelat lumer
* Meses cokelat & cokelat leleh untuk topping

Cara Membuat:

1. Campur tepung, gula, ragi, telur, dan susu. Uleni hingga setengah kalis.
2. Tambahkan margarin dan garam, uleni sampai elastis.
3. Istirahatkan adonan 45–60 menit hingga mengembang 2 kali lipat.
4. Bagi 8 bagian, pipihkan, isi cokelat lumer, lalu bulatkan.
5. Susun di loyang tulban, diamkan lagi 30–45 menit.
6. Taburi meses, panggang suhu 170°C selama 20–25 menit hingga matang keemasan.
7. Setelah hangat, beri lelehan cokelat di atasnya.

Seorang manager yang memiliki gaji 100 juta perbulan tengah berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut, ketika se...
14/07/2026

Seorang manager yang memiliki gaji 100 juta perbulan tengah berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut, ketika seorang nelayan merapatkan perahunya.

Manager itu bertanya :
"Berapa lama waktu yang anda habiskan untuk menangkap ikan sebanyak ini?"

“Tidak lama, cukup 5 jam,” jawab nelayan.

“Mengapa tidak pergi lebih lama lagi dan menangkap lebih banyak lagi ?”

“Ini sudah cukup buat keluargaku.”

“Apa yang Anda lakukan diluar menangkap ikan?”

“Bermain dengan anak-anakku, tidur siang, makan siang bersama keluargaku, mengantar dan jemput anak ke sekolah, bermain gitar, ngobrol dengan teman-temanku, ya, hidup yang begitu kunikmati.”

“Aku punya ide untuk membantumu,” ujar si manager.

“Aku lulusan master dari Amerika,Saranku, habiskan waktumu lebih banyak utk menanggkap ikan, beli perahu yang lebih besar, dapat lebih banyak uang, beli lagi beberapa perahu.’

Jangan jual ikan keperantara, jual langsung ke pengolahan sampai Anda memiliki pabrik sendiri.
Kendalikan produk, distribusi dan produksinya.
Setelah itu anda pindah ke kota besar, kemudian ke luar negeri untuk mengembangkan usaha ini.”

“Menarik,Tapi berapa lama waktu yg dibutuhkan supaya aku bisa seperti itu?” tanya nelayan mulai tertarik.

“Lima belas tahun paling cepat. Dua puluh tahun paling lambat,” jawab si manager.

“Setelah itu pak, Pak ?”

“Inilah bagian yang paling menarik,
Anda bisa menjual saham perusahaan di bursa dan menghasilkan uang miliaran.”

“Wah, miliaran ya.
Lalu apa setelah itu Pak?”

“Lalu, Anda bisa istirahat dan p**ang ke rumah.
Pindah ke desa kecil di tepi laut, memancing, bermain dengan anak-anak, tidur siang, makan bersama istri, mengantar anak ke sekolah, bermain gitar serta ngobrol dengan teman2 dekat."

"Oooooooh.., kalau TUJUAN AKHIR nya cuma itu, sekarang SAYA SUDAH MENDAPATKAN apa yang SAYA INGINkan.
Kalau menunggu 20 tahun lagi, anak-anak saya sudah besar,
jadi gak mungkin lagi saya bermain dan mengantar mereka ke sekolah, " sahut si nelayan sambil meninggalkan manager yg kebingungan.

Pesan si Nelayan :
Jangan lewatkan GOLDEN MOMENT bersama ANAK-ANAK & KELUARGAmu.
Karena HAL INDAH ini TIDAK AKAN TERULANG DUA KALI.....

May You be Well & Happy
🙏

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masak-Memasak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category