Kripik pisang BLGroup

Kripik pisang BLGroup jual kripik pisang enak

24/09/2026

Perubahan dimulai dari keberanian untuk mendengar, berdialog dan bekerja bersama.

Tim ekspedisi patriot tidak hanya hadir untuk mengkaji, tetapi juga ikut membuka jalan bagi tata kelola kawasan yang lebih tertata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

20/09/2026

Perayaan maulid masyarakat MbahamMatta

Sebagai Tim yang diamanahi tanggung jawab dalam Pendampingan Pembentukan Forum Tata Kelola Kolaboratif untuk Resolusi Ko...
28/08/2026

Sebagai Tim yang diamanahi tanggung jawab dalam Pendampingan Pembentukan Forum Tata Kelola Kolaboratif untuk Resolusi Konflik Agraria dan Pengakuan Hak Ulayat di Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fak-Fak, sehingga mengharuskan kami harus melakukan banyak audiensi kebeberapa dinas terkait salah satunya ke BPN Kabupaten Fak-Fak ini, dan bertemu langsung dengan Kadis sekaligus mengantarkan surat permohonan menjadi Narsum pada kegiatan FGD kami nanti.

FYI Papua itu berbeda dengan daerah lain. Dengan adanya Otonomi Khusus, pengakuan terhadap hak-hak dasar masyarakat adat menjadi sangat penting. Di dalam kawasan hutan terdapat tanah-tanah masyarakat adat. Perlu dipahami bahwa pelepasan tanah disini tidak dilakukan oleh Lembaga Ulayat, melainkan oleh Marga pemilik hak ulayat itu sendiri.

Jadi untuk proses penentuan titik koordinat tanah untuk setiap marga diserahkan sepenuhnya kepada marga itu sendiri, agar mereka sendiri yang menunjuk batas-batas tanah ulayatnya. Karena batas2 tanah adat di lokus kami masih menggunakan sistem pembagian berdasarkan marga yg ditandai dengan patok, batu, pohon, goa dan sungai.

Jika titik koordinat sudah ditetapkan dan dipetakan, maka batas tersebut bersifat pasti dan patok tidak akan bergeser.
Selanjutnya, agar lebih tertib administrasi kewenangan untuk penentuan titik koordinat akan kembali kami limpahkan kepada BPN sebagai lembaga yang berwenang di bidang pertanahan Kabupaten Fak-Fak ini.
Dan apabila lahan tersebut masuk ke dalam kawasan hutan, maka harus segera ditindaklanjuti dengan proses pelepasan kawasan hutan melalui mekanisme yang berlaku.

Di Lokus kami yaitu di Kampung Weri-Saharey, proses pelepasan tanah baru dilakukan oleh Polsek untuk pendirian kantor dan rumah dinas. Sementara untuk masyarakat, belum ada pelepasan. Saat ini masyarakat hanya memiliki hak pakai atas tanah yang mereka gunakan, belum menjadi hak milik yang tertuang dalam bentuk SHM. Jadi seperti itu titik 😁 😅

WeriSaharey PapuaBarat FakFak

"Kalau kamu selalu melihat apapun dari sisi positif, maka percayalah Alam semesta akan selalu berjalan dan mendukung lan...
30/07/2026

"Kalau kamu selalu melihat apapun dari sisi positif, maka percayalah Alam semesta akan selalu berjalan dan mendukung langkahmu"

Kementerian Transmigrasi RI

Prioritas setiap orang berbeda, ada yg mencari bahagia, ada yg mencari uang, ada yg mencari ketenaran. Tanya dirimu apa ...
30/07/2026

Prioritas setiap orang berbeda, ada yg mencari bahagia, ada yg mencari uang, ada yg mencari ketenaran. Tanya dirimu apa yg kamu cari, apa yg kamu prioritaskan, karena stiap pilihan ada harga yg harus di bayar.

Setiap Orang punya bahagia, luka, alasan, dan cerita yang tidak selalu terlihat.

Maka rendahkanlah dirimu sampai tidak ada lagi yg bisa merendahkanmu.

Selamat Bertugas Patriot Muda, MISI Besar, kerja NYATA, Berdampak untuk INDONESIA🔥🔥

❤️
Muhammad Iftitah Sulaiman Kementerian Transmigrasi RI

"Dimana kaki dipijak disitu langit dijunjung"        📍Balai Kartini Jakarta
29/07/2026

"Dimana kaki dipijak disitu langit dijunjung"



📍Balai Kartini Jakarta

27/07/2026

Senin semangat 🔥Dari 10 universitas mitra kementrans yaitu:UNAIR, UNBRAW, UI, IPB, ITB, ITS, UNPAD, UNDIP, UGM, UNHAS,Sy...
26/07/2026

Senin semangat 🔥

Dari 10 universitas mitra kementrans yaitu:
UNAIR, UNBRAW, UI, IPB, ITB, ITS, UNPAD, UNDIP, UGM, UNHAS,

Sy tergabung dalam TEP2026 tim 18 mitra kampus UNHAS.

Apasih Program Tim Ekspedisi Patriot ini??

Program Tim Ekspedisi Patriot ini merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi yang menggandeng berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan di kawasan transmigrasi strategis. Universitas Hasanuddin menjadi salah satu perguruan tinggi mitra yang dipercaya untuk mengoordinasikan penugasan di kawasan Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, bersama sejumlah lokasi lainnya di Indonesia Timur.

Riset dan pengabdian TEP 2026 berorientasi pada penyelesaian persoalan di lapangan, memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat adat, dan masyarakat transmigran dalam menciptakan tata kelola kawasan yang harmonis serta mendukung pembangunan berkelanjutan di 53 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Delegasi UNHAS di lepas langsung Oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Bapak Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Pesan penting Bapak Rektor kepada seluruh tim, "Saya titipkan nama baik Universitas Hasanuddin kepada kalian, jadilah patriot sejati yang membawa solusi, bukan hanya membawa teori. Turunlah ke masyarakat dengan hati, dengarkan, pahami, dan berikan kontribusi nyata. Jaga kekompakan, jaga etika dan pulanglah dengan membawa perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Fak-fak. UNHAS bangga kepada kalian".


25 Juli 2026, Hari pertama pembekalan TEP 2026 Kementrian Transmigrasi di Green Forest Bogor peserta mendapatkan paparan...
26/07/2026

25 Juli 2026, Hari pertama pembekalan TEP 2026 Kementrian Transmigrasi di Green Forest Bogor peserta mendapatkan paparan 8 materi dari para narasumber yang sangat kompeten dibidangnya masing2.

Sebagai penutup dari materi hari pertama dilakukan KONSOLIDASI masing-masing Tim sesuai tugas timnya.

KONSOLIDASI kelompok ini merupakan FONDASI EPISTEMIK TIM

Dalam konteks pengabdian di wilayah 3T, konsolidasi kelompok bukan sekadar agenda administratif. Ia adalah proses krusial dalam menyatukan visi multistakeholder

Konsolidasi berfungsi sebagai:
1. Sinkronisasi Paradigma: Menyelaraskan tujuan individual menjadi tujuan kolektif "Pengabdian untuk Negeri"
2. Strukturisasi Peran: Menghindari disfungsi peran melalui pembagian tugas berbasis kompetensi
3. Kohesi Sosial: Membangun trust & resiliensi tim menghadapi keterbatasan sumber daya di lapangan

Sebagaimana teori Team Effectiveness, 90% keberhasilan tim ditentukan pada tahap forming & norming.

Tanpa konsolidasi, program pemberdayaan berisiko menjadi fragmented dan tidak berkelanjutan.

TEP 2026 18 UNHAS, weri-saharey Papua Barat

22/07/2026

Address

Kendari
Kendari
93766

Telephone

+6282350107155

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kripik pisang BLGroup posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kripik pisang BLGroup:

Shortcuts

Share

Category