Sekilas, penyajian Tauto relatif sama dengan soto pada umumnya yakni disajikan berkuah dalam keadaan hangat. Di dalam sebuah mangkuk, Anda juga akan menemukan beberapa bahan, seperti potongan daging sapi, mie suun serta taburan bawang goreng. Jika demikian, apa keistimewaan Soto Tauto? Rochmani Putra, salah satu pedagang Soto Tauto di Pekalongan menuturkan keistimewaan hidangan ini berasal dari bu
mbu dasarnya yakni Tauco. Bentuknya seperti saus, terbuat dari kedelai dan bewarna merah kecoklatan. Entah bagaimana cara pembuatannya. Konon, berawal dari saos Tauto itulah, para pecinta Soto Tauto mulai tertarik untuk menikmatinya. "Banyak kalangan bicara, soto yang pakai Tauco. Tauco itu ya terbuat dari kedelai itu. Soto Kudus, Soto apa itu khan ndak pakai Tauco. Kalau Soto Tauto Pekalongan khasnya itu mesti pakai Tauco." Kenikmatan Tauto tidak hanya berasal dari kuah Tauconya. Untuk menemukan keistimewaan lain, cobalah untuk menikmati rasa dagingnya. Bagi pecinta Tauto, daging sotonya dinilai terasa lezat dan mudah untuk dikonsumsi. Konon, kelembutan daging itu berasal dari proses pembuatan. Sebelum menjadi bahan pelangkap soto, daging itu terlebih dahulu direbus selama beberapa jam bersama dengan aneka bumbu, seperti lengkuas, daun salam, garam, serta pala. Dalam keadaan setengah matang, daging itu masih harus direbus kembali bersama dengan Tauco dan kaldu, air rebusan daging sapi. Ketika berada di kota Pekalongan, Anda dapat menikmati soto khas Pekalongan ini di beberapa Kedai Tauto, seperti Kedai Tauto di Pasar Sayun ataupun Pasar Grosir Setono. Tak hanya itu, berjalan kurang lebih 500 meter dari Stasiun kota Pekalongan juga ada sebuah Kedai Tauto. Namanya, Soto Tauto Haji Rochmani. Konon, rasa Tauto di Kedai itu dinilai memiliki keistimewaan tersendiri. Berikut penuturan Rochmani Putra, putra dari Haji Rochmani, pemilik kedai Tauto di kota Pekalongan. "Untuk tauto ini pesanan khusus, memang ada yang buat. Tapi disini pesen yang memang khusus untuk Tauto yang istimewa, yang super. Ndak seperti Tauto dipasaran itu lho. Kalau Tautonya tidak bagus, untuk rasanya sudah beda, beda sekali." Di Pekalongan, semangkuk Soto Tauto dijual dengan harga berkisar 10 hingga 12 ribu rupiah. Biasanya, harga itu sudah termasuk sebungkus emping sebagai pelengkap hidangan. Anda tertarik untuk mencobanya?