02/02/2026
MIE AYAM, BAKSO DAN PERJALANAN HIDUP MANUSIA.
Mungkin beberapa dari kita belum tau kalau sebenarnya mie ayam bakso bukanlah makanan asli dari Indonesia melainkan makanan pendatang dari Negeri Tiongkok. Meskipun begitu faktanya mie ayam bakso mampu bersaing dengan makanan lokal, bahkan lebih. Contoh sederhana dapat kita lihat ketika hari raya Idul Fitri. Selain opor dan ketupat, bakso dan mie ayam kerap kali menjadi alternatif.
Banyak dari kita mungkin sudah lupa kapan pertama kali menyantap mie ayam ataupun bakso, mungkin saja sejak kita masih di dalam kandungan ibu, kita sudah menikmati makanan tersebut. Atau ketika kita masih balita? Ketika sore hari tiba sembari kita berlarian ke sana ke mari dikejar ibu untuk disuapi semangkuk bakso.
Ketika kita menginjak usia remaja dan dewasa, tidak jarang kita merayakan sebuah pencapaian ataupun merayakan hari spesial dengan menikmati semangkuk mie ayam atau bakso bersama teman, keluarga maupun saudara kita.
Tidak bisa dipungkiri bahwa mie ayam bakso yang berawal dari makanan pendatang menjadi sebuah budaya makanan lintas usia dan relevan dengan berbagai aktivitas di dalam berbagai lapisan masyarakat.
Berbicara mengenai hubungan antara mie ayam bakso dan lapisan masyarakat, kata beberapa orang dulu mie ayam dan bakso sempat menjadi makanan eksklusif yang hanya bisa dinikmati oleh sebagian masyarakat terutama mereka yang tergolong masyarakat menengah ke atas karena harga yang tidak cukup terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.
Sekarang, mie ayam dan bakso bisa kita temui dimana saja, bukan hanya di penjual keliling maupun pangkalan. Mie ayam bakso bisa kita temui di tempat tempat festival sampai pada pesta pernikahan.