25/04/2025
Rasulullah saw bersabda,
"Kelak Orang ramai akan mengangkat pemimpin daripada kalangan orang yang bodoh Dan ketika pemimpin itu ditanya sesuatu maka akan keluar daripadanya fatwa yang bukan ilmu dariku sehingga mereka tersesat dan menyesatkan orang lain."
(HR. al-Bukhari)
Dari Jabir bin Abdullah berkata bahwa,
Rasulullah SAW bersabda kepada Ka’ab bin Ujrah,
“Semoga Allah melindungimu dari kepemerintahan orang-orang bodoh wahai Ka’ab.”
Ka’ab pun berkata,
”Apakah pemerintahan orang-orang bodoh itu wahai Rasulullah?”
Lalu Rasulullah menjawab,
“Pemimpin-pemimpin setelahku,
Mereka tidak mengambil petunjuk dengan petunjukku(AL Quran) dan tidak mengikuti sunnahku.
BarangSiapa yang membenarkan kebohongan mereka dan membantu kezaliman mereka maka mereka bukan termasuk golonganku dan aku bukan bagian dari mereka.
Kelak mereka tidak akan datang ke telagaku(hau'dh)
Sedang siapa yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak membantu kezaliman mereka maka mereka termasuk golonganku dan aku bagian dari mereka. Kelak mereka akan datang ke telagaku(hau'dh).”
( HR. Al-Hakim)
Abul Abbas mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda,
"Segeralah meminta perlindungan dari Allah jika telah terjadi enam perkara,
1.Orang-orang bodoh menjadi pemimpin dan penguasa didalam pemerintahan.
2.banyaknya tanda-tanda (kiamat),
3.penipuan didalam Timbangan Urusan dijual-beli,
4.pembunuhan berluasa
5.silaturahim diputuskan
6.Dan akan ada mereka yang menjadikan Al-Qur'an seperti nyanyian yaitu mereka menyuruh seseorang tampil menyanyikan Al-Qur'an padahal ia paling sedikit ilmu pengetahuanya disisi Allah."
(HR At-Tirmidzi)