27/07/2026
Berita Papua :‼️
Pasangan suami istri (pasutri) Orang Asli Papua (OAP) tewas dieksekusi oleh kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Berikut adalah fakta-fakta terkait peristiwa tragis tersebut:
✓ Pembunuhan terjadi pada Senin, 20 Juli 2026 di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
✓ Pasutri yang menjadi korban diidentifikasi bernama Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya, Pam Wendakwe (Sely Wenda). Ada p**a satu korban perempuan lain dari Suku Unaukam yang ikut tewas.
✓Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengeklaim bertanggung jawab atas penembakan ini, yang dilakukan oleh pasukan di bawah pimpinan Kopitua Heluka (Danops Kodap XVI Yahukimo).
✓Pihak OPM mengeksekusi para korban dengan tuduhan sepihak sebagai agen intelijen militer (mata-mata) pemerintah Indonesia. Tuduhan ini dibantah oleh aparat yang menegaskan korban adalah warga sipil murni.
✓Jenazah pasutri ditemukan di bawah jembatan dalam kondisi tanpa busana pada Kamis, 23 Juli 2026. Proses evakuasi oleh Koops TNI Habema sempat diwarnai kontak tembak sengit karena kelompok OPM sudah mengadang petugas di lokasi.
✓ Komnas HAM mengecam keras tindakan tidak manusiawi ini karena terus menjadikan warga sipil sebagai korban di tengah konflik kemanusiaan Papua.