Pandawa Agri Indonesia

Pandawa Agri Indonesia Pesticides Reductant. Solut-ion for your healthy farming. www.pandawaid.com We are committed to creating agricultural inputs that are environmentally friendly.

Pandawa Agri Indonesia is a life science based company in Indonesia that helps farmers to improve their agricultural practices by reducing their pesticide usage by 50%. Through our innovative product, Pesticides Reductant, we believe that we can make solutions for healthy farming.

Kalau habis dibakar tanah terlihat lebih subur, menurut kamu ini mitos atau fakta? ๐Ÿ”ฅ๐ŸŒฑCoba pilih jawabannya dulu sebelum ...
27/08/2026

Kalau habis dibakar tanah terlihat lebih subur, menurut kamu ini mitos atau fakta? ๐Ÿ”ฅ๐ŸŒฑ

Coba pilih jawabannya dulu sebelum geser. ๐Ÿ‘€

Abu hasil pembakaran memang bisa membuat beberapa unsur hara meningkat untuk sementara. Tapi, kondisi tanah nggak cuma ditentukan dari apa yang terlihat sesaat setelah dibakar.

Ada bahan organik, kemampuan tanah menyerap air, sampai kehidupan di dalam tanah yang juga ikut menentukan bagaimana tanah bisa terus menjalankan fungsinya.

Makanya, saat bicara soal tanah yang sehat, kita perlu melihatnya lebih utuh dari kondisi fisik, kimia, dan biologinya.

Jadi, tanah yang terlihat โ€œsuburโ€ sesaat belum tentu lebih sehat dalam jangka panjang.

Sekarang coba cek lagi jawaban kamu di awal. Masih sama? ๐Ÿ‘€

๐Ÿ Ternyata bukan cuma insektisida, herbisida dan bahan tambahannya (adjuvan) juga bisa memberi respons yang berbeda pada...
26/08/2026

๐Ÿ Ternyata bukan cuma insektisida, herbisida dan bahan tambahannya (adjuvan) juga bisa memberi respons yang berbeda pada lebah.

Hal ini yang coba dipelajari dkk. melalui riset kolaborasi Pandawa Agri Indonesia dan IPB University pada lebah tanpa sengat Tetragonula laeviceps.

๐Ÿ”ฌ Riset ini dipresentasikan Safira dalam Seminar Lebah untuk Sawit Berkelanjutan, yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung dan Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI), berkolaborasi dengan Asosiasi Perlebahan Indonesia (API), dalam rangka memperingati Hari Lebah Internasional 2026 di Lampung.

Penelitian ini melihat bagaimana lebah merespons glifosat secara tunggal maupun campuran glifosat dengan beberapa jenis adjuvan melalui tiga metode paparan: oral, topikal, dan residu.

Hasilnya gimana?
Ternyata, glifosat secara tunggal maupun campuran glifosat dengan beberapa adjuvan yang berbeda bisa menghasilkan respons yang berbeda. Hal ini terlihat dari tingkat mortalitas (kematian) yang bervariasi, meskipun diuji dalam kondisi yang sama.

Jadi, adjuvan bukan sekadar bahan tambahan. Jenis yang kita pilih ternyata bisa memberikan dampak yang berbeda pada lebah. ๐Ÿ๐ŸŒฟ

๐Ÿ”— Temukan lebih banyak riset dan solusi untuk pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan di pandawaid.com

Kamu pernah mendengar istilah Green Herbicide? ๐ŸŒฑGreen herbicide adalah konsep herbisida yang tidak hanya mempertimbangka...
24/08/2026

Kamu pernah mendengar istilah Green Herbicide? ๐ŸŒฑ

Green herbicide adalah konsep herbisida yang tidak hanya mempertimbangkan kemampuan mengendalikan gulma, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan dampaknya terhadap lingkungan.

Artinya, efektivitas tetap penting, tetapi bukan satu-satunya yang diperhatikan.

Pengembangannya juga mempertimbangkan:
โœ… Efektivitas pengendalian gulma
โœ… Aspek keamanan
โœ… Dampak terhadap lingkungan

Karena itu, klaim dan karakteristik suatu green herbicide perlu didukung melalui berbagai pengujian dan data yang relevan.

Salah satu contoh green herbicide yang telah hadir di Indonesia adalah Yosky Proยฎ P-Glufosinat.

Dengan 100% isomer aktif, Yosky Proยฎ memberikan pengendalian gulma yang lebih efisien dan efektif dibandingkan herbisida konvensional seperti amonium glufosinat, glifosat, dan paraquat.

Lalu, apa bedanya P-Glufosinat dengan glufosinat konvensional?

Dan mengapa perbedaan tersebut penting dalam pengelolaan gulma yang lebih berkelanjutan?

Temukan penjelasan selengkapnya melalui tautan di bio Pandawa Agri Indonesia. ๐Ÿ”—

Untuk masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan,
bersama Pandawa Agri Indonesia.

Halo, Teman Pandawa Agri! ๐ŸŒพLaporan Dampak Pengembangan Ekosistem End-to-End Petani Swadaya di Banyuwangi kami sudah terb...
20/08/2026

Halo, Teman Pandawa Agri! ๐ŸŒพ

Laporan Dampak Pengembangan Ekosistem End-to-End Petani Swadaya di Banyuwangi kami sudah terbit!

Di dalam laporan ini, kami menyoroti perubahan fokus dari perluasan jangkauan menuju pendampingan yang lebih intensif. Langkah ini membantu memperkuat praktik budidaya di lapangan dan diikuti peningkatan produktivitas hingga lebih dari 20%.

Melalui laporan ini, kami mengajak kamu melihat lebih dekat perjalanan, pembelajaran, dan capaian yang kami bangun bersama para mitra dan petani padi di Banyuwangi.

๐Ÿ“ƒ Unduh laporan lengkapnya melalui link di bio!

Apa aja isi laporannya?
โœ… Perjalanan PAI memperkuat pendampingan petani di Banyuwangi
โœ… Perbandingan kinerja usaha tani dan perkembangan produktivitas sepanjang 2025
โœ… Dampak lingkungan, ekonomi, dan sosial dari pengembangan ekosistem
โœ… Pembelajaran utama dan arah pengembangan ekosistem ke depan

Dari sini, kami ingin membuka obrolan yang lebih luas tentang bagaimana pertanian berkelanjutan bisa lebih dekat dengan kebutuhan petani, lebih ramah terhadap lingkungan, tanpa mengesampingkan keberlanjutan usaha tani.

Ekosistem Sunwangi yang kami perkenalkan pada Future Food Forum mendorong CIPS untuk melihat lebih dekat keterkaitannya ...
18/08/2026

Ekosistem Sunwangi yang kami perkenalkan pada Future Food Forum mendorong CIPS untuk melihat lebih dekat keterkaitannya dengan generasi muda. ๐ŸŒพ

๐Ÿ–‡๏ธ Lihat dampak Ekosistem Petani Swadaya padi di Banyuwangi sepanjang 2025 melalui link yang ada di bio!

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) adalah lembaga riset independen (think tank) yang melakukan analisis dan rekomendasi kebijakan publik non-profit yang melakukan analisis dan menyusun rekomendasi kebijakan publik, khususnya pada isu sosial dan ekonomi.

Pada kunjungannya ke Banyuwangi, 10 Agustus lalu, tim Pandawa Agri yang diwakili Anugrah Bahy Faisal mendampingi CIPS untuk melihat langsung Ekosistem Beras Biofortifikasi Sunwangi dari hulu hingga hilir, sekaligus menggali informasi mengenai keterkaitannya dengan generasi muda.

๐Ÿ”Ž Dalam proses ini, kami membuka ruang bagi CIPS untuk melihat implementasi ekosistem secara langsung serta mendengar pengalaman petani dan berbagai pihak yang terlibat di dalamnya.

Bagi kami, pembelajaran di lapangan tidak hanya penting untuk melihat apa yang telah berjalan baik, tetapi juga untuk memahami mengapa suatu pendekatan dapat bekerja, tantangan yang masih dihadapi, serta pembelajaran yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

๐ŸŒฑ ๐ŸŒฑ Kami berharap Ekosistem Petani Swadaya di Banyuwangi dapat terus menjadi ruang pembelajaran yang terbuka, sehingga pengalaman dan dampak yang dihasilkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan praktik pertanian berkelanjutan, sekaligus memperkaya diskusi menuju kebijakan yang memberikan manfaat lebih luas bagi petani.

17 Agustus selalu menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan Indonesia dan menatap langkah yang ingin kita bangun...
17/08/2026

17 Agustus selalu menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan Indonesia dan menatap langkah yang ingin kita bangun ke depan. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Bagi Pandawa Agri, perjalanan itu juga dibentuk oleh banyak tempat dan orang-orang yang pernah berjalan bersama kami.

Mbay adalah salah satunya. Bersama para petani dan masyarakat di sana, kami belajar membangun ekosistem petani swadaya melalui pendampingan, kepercayaan, dan semangat untuk tumbuh bersama. Pembelajaran tersebut terus kami bawa hingga hari ini, termasuk dalam perjalanan kami bersama petani di Banyuwangi.

Di tengah peringatan Hari Kemerdekaan, kami juga menyadari bahwa para petani, keluarga, dan masyarakat Mbay sedang menghadapi dampak gempa.

Saat ini, kami terus berupaya terhubung dengan rekan-rekan di Mbay untuk memahami kondisi dan kebutuhan yang ada di sana.

Bagi kami, semangat kemerdekaan juga berarti terus membuka jalan agar semakin banyak petani dapat tumbuh, lebih tangguh, dan mendapatkan manfaat yang lebih baik dari usaha mereka.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Terus bertumbuh, tanpa lupa untuk saling menjaga

Mbay pernah menjadi tempat kami belajar, bekerja bersama, dan mengenal banyak petani serta masyarakat yang hingga hari i...
15/08/2026

Mbay pernah menjadi tempat kami belajar, bekerja bersama, dan mengenal banyak petani serta masyarakat yang hingga hari ini masih kami ingat dengan baik.

Karena itu, kabar mengenai gempa yang terjadi di Mbay dan sekitarnya terasa dekat bagi kami.

Untuk seluruh masyarakat Mbay, keluarga, sahabat, dan teman-teman kami di sana, utamakan keselamatan dan tetap waspada terhadap gempa susulan.

Jauhi bangunan yang mengalami kerusakan, tetap berada di area yang aman, dan terus ikuti arahan serta informasi resmi dari pihak berwenang.

Jaga diri dan orang-orang di sekitar kalian.

Kami akan terus mengikuti perkembangan di Mbay dan berupaya hadir melalui dukungan yang dapat kami berikan.

Stay safe, Mbay. ๐Ÿค

Banyuwangi menjadi ruang pembelajaran untuk melihat bagaimana "green facility" berupa insentif untuk petani dan beasiswa...
13/08/2026

Banyuwangi menjadi ruang pembelajaran untuk melihat bagaimana "green facility" berupa insentif untuk petani dan beasiswa bagi putra-putri petani dapat berjalan bersama teknologi, data, dan kolaborasi untuk memperkuat praktik pertanian berkelanjutan. โœจ

Upaya ini dilakukan agar semua praktik tersebut dapat diterapkan dalam skala yang lebih luas tanpa mengesampingkan kebutuhan mendasar petani.

Tata Insentif Pertanian Berkelanjutan Banyuwangi atau Taniwangi merupakan pengembangan Ekosistem Beras Biofortifikasi Sunwangi, yang sejak 2024 dikembangkan Pandawa Agri bersama Pemkab Banyuwangi, petani swadaya, Danone Indonesia, BULOG, IPB University, dan Bank Indonesia.๐Ÿ€

๐ŸŒฑ Dalam praktiknya, Taniwangi menerapkan Agro-Environmental Scheme (AES), yaitu skema insentif berbasis kinerja yang memberikan penghargaan kepada petani atas upaya mereka dalam menjaga kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati.

๐Ÿ”Ž Pada 7 Agustus 2026, Bappenas bersama rombongan yang turut melibatkan FAO, Yayasan Agri Sustineri, Rikolto Indonesia, Edufarmers Foundation, dan AOI melihat langsung bagaimana AES diterapkan di tingkat petani.

Kunjungan ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat pendekatan tersebut melalui pembuktian ilmiah dan kolaborasi lintas pihak, sekaligus melihat peluang penerapan di wilayah lain.

๐Ÿ”— Dampak serta pembelajaran dari ekosistem ini telah kami rangkum dalam Laporan Dampak yang bisa kamu akses melalui link di bio!

๐Ÿค Harapannya, Banyuwangi dapat menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat model pertanian berkelanjutan yang dapat direplikasi, dengan dukungan pemerintah, akademisi, penyuluh, pelaku usaha, dan mitra pembangunan.

๐Ÿ€Ekosistem Taniwangi di Banyuwangi menunjukkan bahwa praktik pertanian rendah emisi dan menjaga produktivitas dapat berj...
11/08/2026

๐Ÿ€Ekosistem Taniwangi di Banyuwangi menunjukkan bahwa praktik pertanian rendah emisi dan menjaga produktivitas dapat berjalan bersamaan. โœจ

Sejak 2024, Pandawa Agri bersama petani swadaya, Danone Indonesia, Bulog, IPB University, dan Pemkab Banyuwangi terus mengembangkan ekosistem petani dari hulu ke hilir yang berkelanjutan.

Dalam masa perkembangannya, ekosistem taniwangi menerapkan skema AES, dimana petani mendapatkan insentif atas upaya mereka dalam menjaga kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati.

Hal ini sejalan dengan arah transformasi sistem pangan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) melalui penerapan teknologi pertanian cerdas iklim dan ekonomi hijau.

Pada 7 Agustus lalu, Bappenas bersama rombongan di dalamnya termasuk FAO dan AOI melihat langsung bagaimana pendekatan praktik pertanian rendah emisi melalui AES diterapkan dan memberikan manfaat bagi petani.

**Dampak serta pembelajaran dari ekosistem ini, kami tulis dalam Laporan Dampak yang bisa kamu akses melalui link yang ada di bio!

Dengan skema AES, petani akan dinilai tidak hanya dari total hasil panen yang didapat, tetapi juga mencakup:
โœ… peningkatan produktivitas,
โœ… pengurangan ketergantungan terhadap bahan kimia pertanian,
โœ… penurunan emisi metana,
โœ… perbaikan kesehatan tanah, serta
โœ… peningkatan pendapatan petani.

Pendekatan ini diterapkan secara praktis, berbasis ekosistem, dan disesuaikan dengan kondisi pertanian di Indonesia.

Semoga dari kunjungan ini bisa membuka ruang kolaborasi sehingga semakin banyak petani menerapkan praktik pertanian rendah emisi sekaligus mendapatkan support dan lingkungan yang mendukung disesuaikan dengan kondisi pertanian di Indonesia.

๐Ÿ† Pandawa Agri Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Impact Entrepreneur dalam ESG Award 2026 by Yayasan KEHATI!ESG Awar...
07/08/2026

๐Ÿ† Pandawa Agri Indonesia dinobatkan sebagai pemenang Impact Entrepreneur dalam ESG Award 2026 by Yayasan KEHATI!

ESG Award 2026: Sustainable Investment for a Better Indonesia memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang secara nyata menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam bisnis dan investasi.

Penghargaan ini diberikan melalui proses penilaian yang menekankan bahwa pembeda utama kandidat bukan terletak pada besarnya klaim dampak, melainkan pada kualitas pembuktian yang dapat dipertanggungjawabkan.

๐Ÿ“Š Kandidat terkuat mampu menunjukkan data yang dapat diverifikasi, metodologi yang dapat ditelusuri, serta keterbukaan terhadap target yang masih belum tercapai.

Semangat ini sejalan dengan perjalanan Pandawa Agri dalam membangun praktik keberlanjutan.

Kami terus membawa inovasi life science untuk menjawab salah satu tantangan pertanian hari ini: ketergantungan terhadap input kimia sintetis.

Salah satunya melalui Teknologi Reduktan, inovasi yang membantu mengurangi dosis pestisida sintetis hingga 50% tanpa mengorbankan efektivitasnya. Selama lebih dari satu dekade, kami telah:

๐ŸŒฟ Mengurangi lebih dari 6,5 juta liter pestisida di Indonesia dan Malaysia.
๐Ÿ›ก๏ธ Membantu melindungi lebih dari 100 ribu tenaga kerja semprot, dengan lebih dari 80% di antaranya perempuan, dari paparan pestisida.
๐ŸŒŽ Mendukung perlindungan biodiversitas dan organisme penting seperti serangga penyerbuk dan cacing tanah.

Perjalanan tersebut juga terus kami ukur dan bagikan secara transparan melalui Laporan Dampak dan Laporan Keberlanjutan Pandawa Agri Indonesia, agar setiap perkembangan menjadi ruang untuk belajar, mengevaluasi, dan terus memperbaiki apa yang kami lakukan.

๐Ÿ”— Selengkapnya klik link yang ada di bio!

Terima kasih kepada Yayasan KEHATI atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan, serta kepada seluruh tim Pandawa Agri Indonesia, petani, mitra, dan berbagai pihak yang terus tumbuh bersama kami.

Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam membangun masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan. ๐ŸŒฑ

Address

Jalan Raya No. 5, RT. 01/RW. 1, Krajan, Benelanlor, Kabat, Banyuwangi Regency, East Java
Banyuwangi
68461

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pandawa Agri Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pandawa Agri Indonesia:

Shortcuts

Share

Category