Sumber Unggas berdiri tahun 2011. Diawali usaha budidaya/pembesaran ayam Kampung pedaging di Desa Cogreg Kec. Parung Kab. Bogor. (www.sumberunggas.com)
Address
Jalan Sukabhakti No. 85 Desa Cogreg RT 02/07 Kec. Parung Kab. Bogor
Bogor
16330
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |
| Saturday | 08:00 - 12:00 |
Telephone
Website
Alerts
Be the first to know and let us send you an email when Sumber Unggas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.
Contact The Business
Send a message to Sumber Unggas:
Shortcuts
Category
Tentang Kami
PT Sumber Unggas Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang konservasi dan peternakan terpadu ayam asli Indonesia, berdiri pada tahun 2011 di Desa Cogreg Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebagai program konservasi, PT Sumber Unggas Indonesia sudah melakukan upaya pelestarian sumber daya genetik ayam asli Indonesia antara lain ayam Sentul (Ciamis, Jawa Barat), ayam Pelung (Cianjur, Jawa Barat) dan ayam Kedu (Temanggung, Jawa Tengah) serta pengembangan peluang ayam hitam (Cemani) untuk konsumsi. Dengan perjalanan panjang dan proses seleksi yang ketat, akhirnya berhasil memproduksi jenis ayam dengan genetik berkualitas.
Pada tahun 2016, PT Sumber Unggas Indonesia berhasil mendapat lisensi Agro Inovasi ayam KUB dan ayam SenSi (Sentul Seleksi) pada tahun 2017 dari Badan Litbang Kementerian Pertanian. DOC yang dihasilkan dinyatakan sudah memenuhi persyaratan sehingga PT Sumber Unggas Indonesia memperoleh Sertifikat Layak Bibit dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Barat. Pada tahun 2018, PT Sumber Unggas Indonesia juga telah terstandarisasi ISO 9001 (Mutu) dan ISO 22000 (Keamanan Pangan).
PT Sumber Unggas Indonesia menerapkan standar pembibitan ayam lokal yang baik (Good Breeding Practice) dan biosekuriti yang ketat pada lokasi pembibitan agar terbebas dari berbagai penyakit unggas. Sehingga pada akhir tahun 2017, berhasil mendapatkan sertifikat Kompartemen Bebas Penyakit Flu Burung (Avian Influenza) dari Kementerian Pertanian.