Ijen Mountain Coffee

Ijen Mountain Coffee Penghasil biji kopi premium Gunung Ijen

Stok.Semoga cepet abis.Aminn.
23/09/2025

Stok.
Semoga cepet abis.
Aminn.

☀️ Pagi ini, kopi arabika dari Gunung Ijen terasa lebih hangat dari biasanya…Langit cerah tanpa awan, tapi di balik seca...
16/09/2025

☀️ Pagi ini, kopi arabika dari Gunung Ijen terasa lebih hangat dari biasanya…
Langit cerah tanpa awan, tapi di balik secangkir kopi ini, ada cerita yang sedang ramai dibicarakan.

Beberapa waktu lalu, ada 1–2 pelanggan dalam negeri yang bertanya serius soal harga kopi Ijen Lestari. Dari ratusan pelanggan dalam dan luar negeri, tentu suara sekecil apa pun tetap kami dengarkan. Karena kami percaya, usaha ini bisa bertahan bukan hanya dengan pujian, tapi juga lewat kritik.

Lalu, kenapa harga kopi naik?
Mari kita cerita sedikit…

Brasil dan Kolombia adalah dua raksasa kopi dunia. Tahun ini, gejolak ekonomi global dan perang tarif membuat harga arabika melonjak tajam. Data Trading Economics mencatat:
☕ Juli–Agustus: sekitar $280/lbs
☕ September: tembus $380–400/lbs

Artinya, naik 35% hanya dalam hitungan minggu.

Indonesia, termasuk Ijen Lestari, kebagian dampaknya. Permintaan naik, harga terdorong. Tapi… apakah kami senang harga naik tinggi? Tidak sepenuhnya. Karena bisnis kopi sebenarnya butuh stabilitas, bukan lonjakan mendadak. Lonjakan hanya membuat rantai ekosistem—petani, prosesor, roastery, café, hingga penikmat—ikut terguncang.

Kami di Ijen Lestari tetap berkomitmen menjaga apa yang diwariskan almarhum pendiri kami, Dandy Dharmawan. Dengan SOP dan standar mutu yang beliau tinggalkan, kami pastikan hanya biji terbaik yang lolos, meski berarti harus menyisihkan banyak demi kualitas. Dan ya, itu berarti ada biaya ekstra, apalagi di tengah harga bahan baku yang sudah melambung.

Karena kami percaya:
👉 Kalau hanya murah yang dicari, jangan harap kualitas yang didapat.

Di tahun yang penuh tantangan ini, tujuan kami sederhana: keberlanjutan untuk semua. Agar petani tetap sejahtera, proses tetap berjalan, café bertahan, dan para pecinta kopi masih bisa menikmati cita rasa terbaik dari Gunung Ijen.

✨ Bagaimana menurut kalian, apakah harga kopi yang naik ini seharusnya jadi kabar baik untuk petani, atau justru ujian berat bagi penikmat kopi?

“This is definitely my coffee.” ✨Kemarin, Ijen Lestari kedatangan tamu dari seberang lautan yang jauh. 🌊Sebuah perjalana...
03/09/2025

“This is definitely my coffee.” ✨

Kemarin, Ijen Lestari kedatangan tamu dari seberang lautan yang jauh. 🌊
Sebuah perjalanan panjang—berminggu-minggu jika ditempuh lewat laut, atau berjam-jam bila mengudara.

Kisahnya bermula di sebuah festival kopi di Portugal. Secara tak sengaja, ia mencicipi kopi dengan nama asing baginya: Ijen Lestari. Dari satu teguk itu, lahirlah tekad: “Aku harus melihat dari mana kopi ini berasal.”

Di negaranya, kopi Indonesia masih samar terdengar. Lidah mereka lebih akrab dengan Brasil atau Kolombia. Namun rasa yang meledak di mulut—“an atomic bomb sensation in the mouth,” begitu ia menyebutnya—membuatnya tak bisa berhenti mencari.

Singkat cerita, perjalanan itu membawanya ke tanah Ijen. Dengan antusias, ia mendengar cerita panjang tentang bagaimana kopi ini lahir—dari pohon, buah, proses jemur, hingga menjadi green bean. Saat akhirnya kami perlihatkan hasil panen segar, ia mengendusnya tanpa henti, tersenyum puas, lalu berbisik:
“This is definitely my coffee.”

Bagi kami di Ijen Lestari, inilah bayaran paling mahal: melihat wajah puas pelanggan ketika menemukan apa yang ia cari. Perjalanan jauh, waktu berhari-hari, biaya yang tak sedikit—semua mereka tempuh demi secangkir kopi. Tentu ada mimpi besar yang ingin mereka wujudkan.

Mohon doanya 🙏 semoga apa yang telah diwariskan oleh Legenda Kopi Indonesia, our most beloved and respected founder, terus menjadi karya yang dikenal, dinikmati, dan dicintai pecinta kopi dari berbagai negeri.

Tahun 2025 menjadi salah satu masa paling berat bagi Ijen Lestari.Kepergian Mas Dandy Dharmawan — sosok pemimpin, founde...
28/08/2025

Tahun 2025 menjadi salah satu masa paling berat bagi Ijen Lestari.
Kepergian Mas Dandy Dharmawan — sosok pemimpin, founder, sekaligus pencipta berbagai varian kopi specialty dari Gunung Ijen — meninggalkan ruang yang tak tergantikan.

Bagi kami, keluarga besar Ijen Lestari, tahun ini bukan hanya soal kehilangan. Tapi juga tentang bertahan di tengah badai.
Petani di kebun, ibu-ibu sortir, bapak-bapak penjemur, hingga adik-kakak yang setiap hari membersamai proses kopi — semua ikut merasakan beratnya langkah.

Salah satu yang paling sulit kami hadapi adalah sesuatu yang berada jauh di luar kendali: harga ceri yang meroket tajam.
Untuk menghasilkan 1 kg green bean specialty yang berkualitas, dibutuhkan berkilogram ceri. Dan setiap musim, rendemennya bisa berubah-ubah, datang tanpa bisa diprediksi, seolah gerilyawan di pagi hari.
Ada yang bilang karena cuaca, ada yang bilang karena fase awal panen. Tidak ada kepastian.

Andai saja matahari, hujan, angin, dan mendung punya remote, tentu akan kami stel sesuai kebutuhan. Panas terik saat penjemuran, hujan hanya di malam hari, dan mendung cukup sesekali untuk menyejukkan. Tapi sayangnya, alam punya caranya sendiri.

Mau tidak mau, semua ini berpengaruh pada harga jual green bean kami. Dan pada akhirnya, dirasakan juga oleh Bapak/Ibu pelanggan Ijen Lestari.

Kami mohon maaf sebesar-besarnya 🙏
Tahun ini adalah ujian berat bagi kita semua.
Semoga pundak kita dikuatkan, dada kita dilapangkan, dan semangat kita tetap terjaga untuk terus menghadirkan kopi terbaik dari Gunung Ijen.


Address

Kecamatan Sumberwringin
Bondowoso
68314

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285319891024

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ijen Mountain Coffee posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ijen Mountain Coffee:

Share

Category