21/05/2026
Ada ungkapan:
“Jangan mengajari orang untuk berenang saat ia sedang gelagapan mau tenggelam.”
Ada benarnya.
Sebagian dari kita mungkin pernah melihat adegan itu di film.
Orang yang tenggelam jarang bergerak seperti perenang. Biasanya justru panik. Gerak tidak beraturan. Tenaga habis sedikit demi sedikit. Sampai akhirnya air kembali tenang.
Dalam dunia usaha, termasuk ternak ayam petelur, rasanya kadang mirip.
Produksi turun karena cuaca.
Sebagian ayam mulai sakit.
Stok pakan menipis.
Saldo yang ada ternyata sudah ditunggu cicilan.
Lalu kepala mulai penuh.
Dan suasananya terasa satu kata:
Gelap.
Di saat seperti itu, nasihat panjang kadang tidak masuk.
Karena pikiran sedang sibuk bertahan.
Maka mungkin yang lebih penting bukan langsung mencari jawaban besar.
Tetapi kembali ke hal paling dasar.
Seperti orang yang naik perahu.
Kalau memang tidak bisa berenang, jangan bermain-main dengan air.
Kalau memang perjalanan memaksa harus naik perahu, minimal belajar satu hal:
tetap waspada.
Lihat sekeliling.
Cari pelampung.
Cari pegangan.
Kenali jalur aman.
Dan yang paling penting…
jaga ketenangan.
Karena pelampung terbaik pun bisa tidak berguna kalau panik mengambil alih.
Begitu juga usaha.
Saat keadaan sedang berat, mungkin kita belum bisa menyelesaikan semuanya hari ini.
Tapi selama masih bisa tenang, masih bisa bergerak, masih bisa mengambil satu keputusan kecil yang benar…
mungkin kita belum benar-benar tenggelam.