05/09/2026
9 TAHUN. BUKAN SEKADAR MASAKAN, TAPI AMANAH.
2017.
Di sebuah dapur kecil sederhana di Cilacap.
Tidak ada ruko, tidak ada karyawan banyak. Hanya ada tekad seorang ibu yang ingin masakannya tidak sekadar mengenyangkan, tapi membawa doa.
Masih ingat sekali di benak kami, pesanan pertama konsumen kami adalah salah satu keluarga muda dari kelurahan Karangtalun kecamatan Cilacap Tengah dan putrinya sekarang kemungkinan sudah masuk sekolah jenjang pendidikan dasar.
Dia pesan 1 ekor kambing untuk aqiqah putrinya yang baru lahir. Tangan kami gemetar, mencari rekanan peternak kambing, takut kuahnya keasinan, takut dagingnya alot, takut mengecewakan keluarga yang baru saja dikaruniai cahaya. Alhamdulillah, akhirnya testimoni positif yang kami terima.
Tapi ternyata, dari 1 ekor itu, Allah titipkan cerita, berlanjut dan berlanjut repeat order.
Ada cerita berbeda yang membuat kami turut bersedih.
Kami masih ingat sekali, ada seorang calon ibu muda dari Gumilir kecamatan Cilacap Utara. Dalam kondisi hamil tua didampingi suami dan keluarganya. Mereka kerumah bermaksud menyampaikan ingin memesan katering aqiqah, dengan sebelumnya mencari menggali informasi ke kami mengenai harga paket aqiqah, fasilitas, isian menu nasi box aqiqah dan sebagainya.
Singkat cerita, ibu muda tersebut mau pesan dan menitipkan sejumlah nominal uang untuk uang muka. Nanti kami dikabari lebih lanjut untuk pelaksanaannya jika si bayi sudah lahir. Tegasnya.
Hari berganti Minggu, Minggu menjadi bulan pada akhirnya waktunya pun tiba, yang bersangkutan mengabari kami bahwasanya untuk pelaksanaannya hari dan tanggalnya disampaikan via telepon.
Namun nada bicaranya tidak selayaknya seorang ibu yang baru memiliki buah hati, nada bicaranya datar, tanpa ekspresi, tidak ada nada intonasi yang menggambarkan kebahagiaaan. Cenderung bersedih.
Lalu saya beranikan bertanya tentang hal tersebut kepada ibu muda tentang hal itu, apa jawabannya?
"Ibu, sebelumnya maaf. Bayi yang kami sekeluarga nantikan dengan harapan besar nantinya bisa tumbuh dan sehat sekarang sudah diambil pemilik-Nya. Sempat menghirup, bernafas dan hidup di dunia ini namun hanya 2 hari saja" sambil terisak lirih dia menjelaskannya.
Ya Allah, masih teringat wajah ekspresi bahagianya saat itu kerumah kami beserta suami dan keluarganya, kini berbalik menjadi berita sedih yang menyelimutinya.
Namun demikian, ibadah aqiqah untuk buah hatinya yang sudah tiada tetap dilaksanakan. Semoga menjadi cahaya bagi kedua orang tuanya di akhirat nanti. Aamiin
Tahun ke-4, di tengah pandemi, pesanan turun drastis. Jumlah Kambing di kandang mitra stoknya menjadi tidak sebanyak sebelum pandemi. Kami hampir gulung tikar. Yang menyelamatkan kami adalah pelanggan-pelanggan lama yang berkata, "Bu Lestari, kami kangen satenya yang empuk dan gulainya yang enak tidak prengus."
Pernah kami dihina, "Ah, catering kampung." Ya, kami memang catering kampung. Karena cita rasa kampung itulah yang membuat gulai kami tidak pernah pakai micin berlebih. Sayur dan bumbu segar terbaik, Serehnya kami geprek satu-satu. Karena kami masak seperti untuk anak kami sendiri.
9 tahun berlalu.
Berawal dari perjuangan, kini telah diberikan kemudahan. Sangat merasa bersyukur telah menjadi wasilah kebahagiaan keluarga-keluarga di Cilacap Bercahaya.
Kami tidak pernah menganggap diri kami besar. Kami hanya penjaga amanah. Amanah dari ayah-bunda yang ingin menyambut buah hati dengan cara terbaik, sesuai sunnah.
Jika hari ini gulai kami ada di meja aqiqah putra-putri panjenengan, percayalah, itu dimasak dengan tangan yang sama, dengan doa yang sama seperti 9 tahun lalu:
βSemoga anak ini menjadi anak yang sholeh/sholehah, berbakti, dan menjadi cahaya bagi keluarga Cilacap.β
Terima kasih telah menjadi bagian dari 9 tahun perjalanan kami.
Terima kasih telah mempercayakan momen sekali seumur hidup kepada dapur sederhana kami.
Tahukah kalian, tepatnya tanggal dan bulan apa hari jadi dari Lestari Catering Cilacap??
Tidak ingin repot?
Jl. Banjaran/Kalijaya No.20 (Selatan Mushola Darunnajah) RT.03 RW.22 Donan - Cilacap Tengah.