18/09/2019
Union Berlin dan Anti Modern Football di jalan yang benar
Klub 1.FC.Union Berlin didirikan pada tahun 1906 dengan nama FC Olympia Oberschöneweide. Nama ini kemudian diubah menjadi SC Union Oberschöneweide.
Setelah berdiri, klub pun seketika dapat julukan 'Metalworker Boys'. Julukan ini datang berkat warna jersey mereka yang sama dengan seragam pekerja pabrik logam setempat, yakni biru.
Julukan ini sendiri masih bertahan hingga saat ini sebagai spirit dari kelas pekerja. Namun, dengan sedikit perubahan menjadi 'The Iron Ones'.
Setelah Perang Dunia II, kegiatan sepak bola di Jerman dipaksa berhenti oleh sekutu, tak terkecuali FC Union.
Selepas Perang Dunia, FC Union bangkit kembali dan merubah kostumnya menjadi merah dan putih. Dengan terpecahnya Jerman, mereka harus berkompetisi di belahan timur.
Pada 1968 mereka pun mendapat gelar pertamanya, yakni Piala Jerman Timur usai mengalahkan FC Carl Zeiss Jena 2-1.
Sayangnya, gelar tersebut menjadi satu-satunya gelar yang diterima FC Union hingga saat ini.
Salah satu yang menarik dari klub ini adalah, mereka mendeklarasikan diri sebagai klub yang anti kemapanan dan mengandalkan uluran tangan suporternya sendiri dalam menjalankan roda kompetisi, bahkan saat mereka merenovasi stadion, yang menjadi pekerja bangunan stadion mereka adalah suporter mereka sendiri, dengan sejarah klub yg sangat sangat sosialis dan tuntutak komersialisasi sepak bola dengan perputaran uang yang sudah diluar nalar, kita harusnya mengapresiasi ideologi yang mereka jalankan dalam mengelolo klub mereka, dengungkan anti modern football dengan cara yang benar, bukan dengan alasan anti modern football lantas kita nunggak gaji pemain, kyk di salah satu negara asia tenggara :3
Sumber : Indosport.com, guardian.co.uk, bundesliga.en