ResepLezat

ResepLezat berjelajah kuliner asia dan nusantara🍜

VIRALL‼️Salah satu kariawan Indomaret..‼️... Lihat Selengkapnya ‎ ‎ ‎
08/08/2026

VIRALL‼️Salah satu kariawan Indomaret..‼️... Lihat Selengkapnya ‎ ‎ ‎

Belum Sempat Pulang ke Rumah Usai Lulus Pendidikan, Anggota Brimob ini Dijemput Sang Ayah dalam Kondisi Tak B3rny4wa, ti...
08/08/2026

Belum Sempat Pulang ke Rumah Usai Lulus Pendidikan, Anggota Brimob ini Dijemput Sang Ayah dalam Kondisi Tak B3rny4wa, titip kan pesan......Liat Selengkapnya ‎

07/08/2026

Sedikitnya 39 orang diamankan dari sejumlah rumah kos.

07/08/2026

Aura pusing nya kuat banget sampai harus merusak kendaraan orang lain.

‎‎‎‎‎sapatau ada yg kenal!! Terjadi Kec.....selengkapnya ‎ ‎  ‎
07/08/2026

‎‎‎‎‎sapatau ada yg kenal!! Terjadi Kec.....selengkapnya ‎ ‎ ‎

07/08/2026

takoyaki Korean 🐙🦑

Kisah unik ini diceritakan oleh Ustaz Felix Siauw saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube Raymond Chin bersama ibun...
07/08/2026

Kisah unik ini diceritakan oleh Ustaz Felix Siauw saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube Raymond Chin bersama ibunya. Beliau membagikan pengalaman menggelitik sekaligus miris mengenai istrinya, Ummu Alila (Lin), yang pernah dikira sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) atau pembantu saat sedang berjalan bersama anak mereka.
Berikut adalah poin-poin penting dari cerita tersebut:Penyebab Salah Paham: Kesalahpahaman ini terjadi karena adanya perbedaan fitur wajah (fisik) yang mencolok antara sang istri dan anaknya.Wajah Anak yang "Chindo": Ustaz Felix Siauw merupakan seorang mualaf keturunan Tionghoa (Chindo). Karena faktor genetik tersebut, anak-anak mereka mewarisi wajah oriental atau bermata sipit yang sangat kental.
Asal-Usul Sang Istri: Di sisi lain, Ummu Alila merupakan wanita asli Jawa.Momen Kejadian: Saat Ummu Alila sedang mengasuh dan berjalan berdua dengan anaknya di tempat umum, orang asing yang melihat mereka tidak menyangka bahwa Lin adalah ibu kandungnya.
Dikira Mengasuh Anak Majikan: Karena sang anak berwajah oriental sedangkan ibunya berwajah Jawa, orang-orang di sekitar spontan mengira Ummu Alila adalah seorang ART atau babysitter yang sedang menjaga anak majikannya.Ustaz Felix membagikan kisah ini sebagai candaan sekaligus refleksi sosial mengenai bagaimana stereotip fisik di masyarakat terkadang memicu kesimpulan yang salah ‎

Seorang wanita yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Banjarbendo, Kecamatan Kota, Sidoarjo, Minggu (4/8/2024) mala...
07/08/2026

Seorang wanita yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Banjarbendo, Kecamatan Kota, Sidoarjo, Minggu (4/8/2024) malam, ternyata dibunuh pacar.
Korban sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan di Sidoarjo.
Korban diketahui bernama Tyar Aprilia Anindita, wanita 23 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dia ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di kamar nomor 113, lantai tiga kos Rumah Putih yang berada di Dusun Banjarpoh tersebut.
Aparat kepolisian menyebut pembunuh wanita di sebuah kos Sidoarjo adalah kekasihnya sendiri.
Tersangka melakukan penganiayaan usai korban melempar handphone ke arah wajahnya.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, korban, yakni Tyar Aprilia Aninditha (24) mengenal tersangka, Erwan Nurmansyah (31), warga Sukodono, Sidoarjo, sejak Januari 2023.
"Bulan Januari 2024, pelaku mulai menjalin hubungan pacaran dengan korban," kata Christian, ketika berada di Polresta Sidoarjo, Senin (12/8/2024).
Kemudian, perempuan asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut memutuskan untuk tinggal bersama pacar barunya itu di tempat kos, yang berada Desa Banjarpoh, Kota Sidoarjo.
Lebih lanjut, keduanya terlibat cekcok ketika berada di kamar kos nomor 113, Minggu (4/8/2024).
Ketika itu, pelaku berniat menjual handphone miliknya untuk memberikan jatah ke anak korban.
"Namun korban tidak menjawab. Selanjutnya pelaku berkata 'yo opo iki HP ne di dol wae ta, gawe ngekei jatah anak' (bagaimana dijual ta handphone-nya, untuk memberi jatah anak)," ucapnya.
Kemudian, korban merelakan handphone tersebut untuk dijual tersangka.
Akan tetapi, perempuan itu merespon dengan langsung melemparkan ponselnya ke arah wajah kekasihnya.
"Merasa emosi, selanjutnya pelaku langsung melakukan kekerasan fisik kepada korban, dengan memukul wajah korban beberapa kali, hingga korban berteriak," jelasnya.
Tak hanya itu, tersangka melanjutkanya dengan memiting leher korban menggunakan tangan dan kaki kanannya .
Pelaku mempertahankan posisinya hingga kesadaran pacarnya hilang.
"Korban mendengung, lalu pelaku pegang nadi di tangannya (korban), ternyata sudah tidak ada denyut nadi. Pelaku menutup wajah korban dengan bantal, namun tetap mendengung kencang," ucapnya.
Akhirnya, lelaki tersebut mengikat leher kekasihnya menggunakan sebuah kain yang ada di kamar kos.
Selanjutnya, dia langsung meninggalkanya dan melarikan diri ke Jombang.
Akan tetapi, tersangka memutukan untuk kembali ke rumahnya yang berada Sukodono. Tak lama kemudian, aparat kepolisan menangkap pelaku ketika tengah berada di kediamannya.
"Persangkaan Pasal 338 KUH tentang kesengajaan merampas nyawa orang lain, atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, penganiayaan menyebabkan kematian. Ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Karumkit Pusdik Bhayangkara Porong AKBP dr Eko Yunianto mengatakan, pihaknya melakukan autopsi jenazah korban, Senin (5/8/2024).
"(Alasan) karena masih menunggu keluarga. Kami melakukan pemeriksaan luar dan autopsi jenazah perempuan tersebut pukul 20.00 WIB," kata Eko, di Pusdik Bhayangkara Porong, Selasa (6/8/2024).
Eko mengungkapkan, pihaknya menemukan bekas kekerasan di bagian kepala korban, ketika melakukan autopsi.
Selain itu, tingkat berbahaya dari luka tersebut bisa menyebabkan kematian.
"Memang pemeriksaan dari tim forensik kita, mendapati ada tanda-tanda kekerasan. Di antaranya di bagian kepala dan wajah yang lukanya itu berisiko kematian," jelasnya.
Sejumlah lebam yang ditemukan di kepala jenazah wanita tersebut diduga disebabkan oleh benda tumpul.
Tak hanya itu, luka dengan bekas serupa juga ditemukan di bagian lehernya.
"Lukanya beberapa ada di kepala, di kelopak mata, kemudian leher ada lecet, Kekerasan ini disebabkan benda tumpul. Kami menduganya ini ada penekanan sehingga menyebabkan lecet," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Banjarbendo, Kecamatan Kota, Sidoarjo, Minggu (4/8/2024) malam.
Diduga, wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat hiburan di Sidoarjo itu merupakan korban pembunuhan.
Korban diketahui bernama Tiara Aprilia Anindita, wanita 23 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dia ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di kamar nomor 113, lantai tiga kos Rumah Putih yang berada di Dusun Banjarpoh tersebut.
Menurut Wahyu, penjaga rumah kos, korban sudah tinggal di sana sekira tiga bulan belakangan.
Dia mengaku awalnya tidak tahu telah terjadi pembunuhan di situ.
Wahyu baru tahu setelah sejumlah petugas kepolisian datang ke tempat kos elit tersebut.
“Saya baru tahu setelah ada petugas kepolisian datang. Saya antarkan ke kamar 113 di lantai tiga seperti yang dimaksud. Kamar dalam keadaan terkunci, kemudian kami buka menggunakan kunci cadangan,” ungkap Wahyu.
Ternyata benar, korban ditemukan sudah tergeletak tidak bernyawa di dalam kamarnya.
Polisi pun langsung melakukan sejumlah pemeriksaan di lokasi kejadian.
Termasuk melakukan olah TKP dan memintai ketersangan sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa ini.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan di lokasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong, Sidoarjo.
“Jasad berjenis kelamin perempuan itu sudah masuk ruang forensic sejak dinihari,” ujar Humas Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong, Ipda Dedy, Senin (5/8/2024).
Namun, proses outopsi terhadap jenazah tersebut belum bisa dilakukan hingga Senin siang.
Pihaknya mengaku masih menunggu pihak keluarga sebelum melakukan outopsi terhadap jenazah tersebut.
Di sisi lain, penyidik dari Satreskrim Polresta Sidoarjo juga masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.
Selain telah melakukan olah TKP, petugas juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi.
Namun belum ada keterangan resmi yang disampaikan ke media.
“Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan,” jawab Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono, Senin sore.
Sementara dari informasi yang berhasil digali, perempuan pemandu lagu tersebut diduga kuat tewas akibat dibunuh. Terduga pelakunya adalah orang dekat, alias kekasihnya sendiri.
Beberapa waktu belakangan, korban sering bersama kekasihnya itu. Yakni seorang pria yang tinggal di Sidoarjo.
Diduga pria inilah yang melakukan penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia di kamar kosnya. ‎

Geger di Tasikmalaya! NZ, anak pertama dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman, membuat publik geram dengan komen...
07/08/2026

Geger di Tasikmalaya! NZ, anak pertama dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ade Lukman, membuat publik geram dengan komentar pedasnya kepada pasien BPJS di rumah sakit. 😱
Sang ayah, Ade Lukman, tak kuasa menahan kesedihannya saat dikonfirmasi. "Oh Norma yang di rumah sakit benar anak saya, bahkan saya kaget, kaya tersedak, dan terpukul sekali yang namanya orang tua, kaya mau nangis dengarnya," ungkapnya.
Meski berstatus anak dewan, NZ kini terancam tidak akan diperpanjang kontraknya akibat perbuatannya. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapakah Norma? Dan bagaimana nasib NZ selanjutnya? ‎

Bayangkan seorang pel4jar yang baru berusia 14 thun,Arya Wibawa tega melakukan aksinya yang terencana untuk membun*h man...
07/08/2026

Bayangkan seorang pel4jar yang baru berusia 14 thun,Arya Wibawa tega melakukan aksinya yang terencana untuk membun*h mantan kekasihnya Chelsy yang juga baru berusia 14 tahun.
Hal ini di latar belakangi oleh ketakutan pelaku atas anc4ma4n korban yang akan mengadukan rahasia hubungan int!m mereka kepada orang tua pelaku Arya yang merupakan seorang anak polisi.
Karna takut ketahuan orang tua Arya merencanakan p3mbun*han tersebut dengan mengajak Chelsy bertemu saat bertemu itulah Arya melakukan aksi bej4tnya..
Dia membun*h Chelsy lalu m3mb4kar nya sampai wajahnya tidak bisa dikenali mata,hidung dan mulut hangus..😭
Kini orang tua Chelsy minta keadilan untuk putrinya meski mustahil mendapatkan keadilan seutuhnya Karna Arya merupakan anak seorang anggota polisi yang bertugas Di Nabire tersebut.Hukuman apa yang pantas untuk anak yang bru 14 tahun tapi tega menghabisi ny4wa orang dengan sad!s… ‎

Address

Jalan Sadewo No. 18 RT 02 RW 26, Dukuh Dolo, Gondang Legi, Wedomartani, Ngemplak, Sleman Regency
Kalasan
55584

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ResepLezat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share