30/03/2022
Pupuk Hayati Cair FloraOne 1 L.
Pupuk Hayati cair FloraOne adalah pupuk hayati yang kami kembangkan untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus melindungi tanaman dari serangan penyakit. Mengandung agensi hayati mikroba penambat N, pelarut P dan K, penghasil fitohormon, antibiotik, dan bersifat antagonis terhadap hama jamur dan nematoda. Pupuk hayati ini kami lengkapi dengan BioAktivator untuk memperbanyak jumlah dan memperpanjang umur mikroba di dalamnya.
Manfaat Pupuk Hayati Cair FloraOne :
- Sebagai fungisida alami. Melindungi tanaman dari serangan penyakit:
Akar gada (sawi, kol, kubis), kresek (padi), layu/ lanas (cabe, tomat, melon, brambang, kentang), keriting & bulai (cabe), bulai (jagung), dll.
- Menyuburkan, memperbaiki struktur tanah dan menormalkan pH tanah.
- Mempercepat, meningkatkan dan memperpanjang masa produksi.
- Mempercepat perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman
- Mengefisienkan pemupukan dan menekan biaya produksi. Mengurangi pupuk NPK hingga 50%.
- Meningkatkan sistem perakaran yang besar dan banyak. Meningkatkan kemampuan akar mengikat air sehingga lebih tahan di musim kemarau.
Teknik aplikasi Pupuk FloraOne agar mendapatkan hasil maksimal:
I. Pakai kompos (pupuk kandang) pada waktu pengolahan lahan, dosis 2,5 – 5 ton/ Ha.
II. Sebelum pemakaian pupuk FloraOne cair:
- Campurkan 50 gr BIOAKTIVATOR ke dalam 1 liter FloraOne dan mengocoknya, diamkan selama 2 hari sebelum aplikasi pertama kali.
III. Melakukan treatment pada biji/ bibit sebelum tanam
- Merendam biji, dosis : 15 ml/ liter air rendaman, selama 8-12 jam
- Merendam biji kacang-kacangan, dosis 30 ml/ liter air rendaman selama 10 - 15 menit.
- Merendam stek ubi kayu, dosis: 1-2 ml/ liter air rendaman selama 1 – 2 minggu
- Menyiram bibit pada polybag atau persemaian bibit dengan 1-2 ml/ liter air setiap minggu
IV. Pengolahan lahan,
Setelah aplikasi pupuk kompos kemudian siram/ semprot lahan 1-2 ml/ liter air. Kebutuhan 1-2 liter FloraOne/ Ha.
V. Saat Tanam
Siram/ semprot lahan 1-2 ml FloraOne/ liter air, kebutuhan 1-2 liter FloraOne/ Ha
VI. Setelah tanam
- Padi, Palawija dan kacang-kacangan, semprot lahan 1-2 ml FloraOne/ liter air, 2 minggu sekali sampai pertengahan umur tanam (60 hari)
- Hortikultura, semprot 1-2 ml FloraOne/ liter air, 1-2 minggu sekali
- Perkebunan, siram lahan dengan 1-2 ml FloraOne/ liter air (kebutuhan 5-10 ml FloraOne/ pohon)
-- Tanaman sedang berproduksi: siram setiap 1 bulan sekali
-- Tanaman belum produksi: siram setiap 1-2 bulan sekali
- Ubi kayu, Tebu, semprot 1-2 liter FloraOne/ Ha setiap 1-2 bulan sekali sampai dengan pertengahan umur (6 bulan)
VII. Untuk Pengendalian Penyakit
Akar gada (sawi, kol, kobis), kresek (padi), Layu/ lanas (cabe, tomat, melon, brambang, kentang), keriting dan bulai (cabe), bulai jagung, dll.
Dosis pencegahan: 2 ml FloraOne/ liter air, penyemprotan 1-2 minggu sekali.
Dosis pengobatan: 2 ml FloraOne/ liter air, penyemprotan 3-7 hari berturut-turut.
VIII. Waktu Pemakaian:
- Dapat diaplikasikan pada pagi sebelum jam 09.00 atau sore setelah jam 03.00.
website: https://centrabiotechindonesia.com.