15/07/2026
Saat itu, nenekmu berucap lirih, “Bukankah ini hari spesial untuk Hamzah?”
Namun dengan segaris senyum tegas, Mama menyahut, “Bukan. Ini adalah hari kebanggaan bagi jiwaku sendiri. Sebuah hari di mana aku terbukti tangguh—mendekap sakit, melahirkanmu secara normal tanpa drama, dan menjemputmu ke dunia dalam waktu yang begitu singkat.”
Hari ini, bahagia Mama membubung tinggi. Kehadiranmu menjelma kompas yang mengubah arah takdir Mama. Kini, Mama bukan lagi sekadar wanita yang mendampingi Ayahmu, melainkan seorang Ibu yang utuh karena memilikimu, Hamzah.
Nak… takdir telah menjadikan 10 Juli sebagai tanggal paling indah di benak Mama. Di tanggal itulah keajaiban terbesar dalam hidup Mama tercipta, dan Mama berhasil melaluinya dengan cara yang paling luar biasa.