02/03/2026
Masih teringat jelas… 7 hari lalu rasanya seperti disambar petir di siang bolong ⚡
Tiba-tiba saja notifikasi masuk dar der dor…
Dalam sehari tembus 13.330 pcs otak-otak dan semuanya minta diantar keesokan harinya, paling lambat malam.
Kaget? Banget.
Syik. Syak. Syok. 😅
Ini seperti rezeki besar yang Allah kirim di awal Ramadan. Tapi dengan kepala tetap dingin, aku hanya menyanggupi 3.330 pcs. Artinya ada 10.000 pcs yang harus kutolak.
Berat? Iya.
Tapi aku belajar… rezeki bukan soal seberapa banyak yang datang, tapi seberapa siap kita menerimanya.
Saat itu aku hanya berdoa pelan,
"Ya Allah, kalau ini belum rezekiku, aku siap menerimanya kembali di waktu yang tepat." 🤍
Dan siapa sangka…
Sehari setelahnya orderan masuk tak henti-henti.
2.500 pcs.
3.000 pcs.
4.000 pcs.
5.000 pcs.
Sampai hari ini dihari ke-7, total sudah 18.950 pcs terdistribusi tepat waktu sesuai permintaan konsumen.
Tujuh hari berturut-turut bergelut dengan produksi.
Tak semuanya mulus seperti jalan tol.
Ada alat rusak di tengah proses.
Harus tambah peralatan.
Tim produksi diperbanyak.
Alhamdulillah, di sekitarku banyak ibu-ibu yang siap bergabung.
Meski butuh dua hari sabar mendampingi mereka yang baru, karena otak-otak ini terlihat sederhana… tapi aslinya prosesnya panjang dan penuh detail.
Salah sedikit, tekstur bisa berubah. Kukus, aduk, bentuk, tata, kemas — semua ada ritmenya.
Di balik angka-angka itu ada keringat, doa, dan kerja tim yang luar biasa.
Aku makin percaya…
Rezeki itu tidak pernah salah alamat.
Kalau bukan hari ini, bisa jadi besok.
Kalau bukan sebanyak yang kita mau, akan datang sesuai kapasitas yang sudah kita siapkan.
Alhamdulillah 🤲🏻
Semua atas izin dan kehendak Yang Maha Kuasa.
MasyaAllah Tabarakallah.
Ramadan kali ini bukan hanya tentang puasa…
Tapi tentang belajar percaya, belajar siap, dan belajar bersyukur dalam setiap keadaan....
Terima kasih untuk semua yg sudah order 🥰
Salam