Publik Utama

Publik Utama "Dunia semakin hancur berantakan; mulai dengan tulisan."

22/12/2024

Dengan Art Painting – Saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar berat!

Sabar Sayang Biarkan aku menarik napas ingatkan bagaimana rasanya mendengar suaramu bibirmu bergerak kini tidak bisa men...
20/08/2023

Sabar Sayang

Biarkan aku menarik napas
ingatkan bagaimana rasanya mendengar suaramu bibirmu bergerak kini
tidak bisa mendengar apapun.

Hidup seolah-olah kita punya
pilihan ingat waktu tidak
bisa menghapus mengingat kembali bisikanmu dan aku akan

mempelajari kapan saja bisa
untuk memperbaiki kesalahan sekarang
aku telah menjadi bagian
yang paling tidak bisa kamu rangkul.

# # # # #

Bukan Manja

Bukan aku manja hanya
belum waktunya kekasih ku
setiap langkah tertuju kepadamu
suaramu ku merasa nyaman

Engkau memutar musik aku
hanya membayangkan hal itu
sayangku waktu ini tidak
akan hapus oleh siapapun

Percayalah saja sayangku segera
waktunya akan tiba saatnya
menjadi satu ikatan antara
kita berdua aku peduli

kepadamu sayangku ku menjaga
kehilangan darimu sebelum bicara
kalau anda tidak siapa lagi
yang ku harapkan hanya

kamu yang kupeduli kepadamu
aku percaya kepadamu kulebih
memilih kamu dunia ini
untuk kita berdua saja

# # # # # #

Kini Teringat Kembali

Sejak Kamu Pergi dan
ditinggalkan kata katamu disudut
kota kini telah teringat
kembali sejak kamu pergi

aku hampir lupa caranya
untuk membuka pikiran kembali
tanpamu aku merasa sepi
mungkin ini terlihat kekanak

kanakan tapi begitulah adanya
kamu yang dulunya menjadi
tujuanku untuk menggapai sesuatu
sekarang kamu sudah tak

ada lagi sekarang aku
hanya berkawan dengan luka
luka dan kesunyian setelah
tidak denganmu aku lebi

menyanyangi kenagan dari padamu
kenapa hanya kenangan yang
mampu menghadirkan lagi walau
hanya dalam wujud ingatan

Tiada diantara berjuta kata
yang sanggup ku ucap
selain kata aku sedang
merindu kamu sayangku kekasihku.

Puisiku

( )

Karya Oleh:

Surat untuk Teman Hidup Pernahkah kau mendengar tentang, sesuatu ditelingamu. Pernahkah kau paham tentang perjalan hidup...
20/08/2023

Surat untuk Teman Hidup

Pernahkah kau mendengar tentang, sesuatu ditelingamu. Pernahkah kau paham tentang perjalan hidup ini? Untuk itu Tuhan telah menyediakan, kehidupan ini dengan baik.

Tidak banyak kata yang aku menulis; hanya beberapa kata yang aku ingin menulis. Sepata kata saya kepadamu bahwa; 'maukah dirimu jadi teman hidupku.'

Maukah dirimu sampai akhir usia, maukah dirimu sampai akhir umur. Diriku bukan seperti yang, kau pikirkan hari ini.

Situlah kita berdua, memulai hidup yang pernah anda mendengarkan, dari kedua orang tuamu.

Walaupun begitu banyak kesulitan, walaupun begitu banyak beban dan rintangan tantangan, tetapi itulah beban kehidupan, dan itulah kehidupan yang ada.

Beban kehidupan yang ada pada kita berdua dan disitulah kita berdua akan berusaha bekerja keras atas kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita berdua.

Hidup berdua sangat sempurna, hidup bersama dengan awak. Kehidupan didunia ini, tiada bedanya dan tiada lainnya.

Disini aku masih peduli denganmu, disini aku masih menyukai dirimu. Disini aku masih bersama denganmu, disini aku masih bertahan memelukmu.

Angin tolong sampaikan kepada dia.

.

Karya Oleh

Ingin ku leburkan bahagia ini menjadi satu denganmu. Namun ku tahu itu tak mungkinDiantara kita ada jurang pemisah. Tak ...
20/08/2023

Ingin ku leburkan bahagia ini menjadi satu denganmu. Namun ku tahu itu tak mungkin
Diantara kita ada jurang pemisah. Tak dapat kita seberangi meski kokohnya

Mulanya ku sempat menerawang jauh
Bayangkan kau singgah dan menetap didalam lubukku. Bukan sesaat tapi selamanya
Akan tetapi keadaan tak izinkan kita saling menatap apalagi bersama

Sehingga meski berat langkah ini pergi menjauh darimu. Namun sekuat tenaga ku buat kaki ini untuk berlari. Menghindar dari jangkaumu agar kau tak merindukan aku lagi

Maafkan aku,wahai kekasihku di pikiranku
Aku masih bersamamu bahkan rindu dirinya
Tetapi ku harus menghilangkan dari cerita indahnya telah berlalu. Beri dia ruang untuk kembali mereguk kebahagiannya tanpa diriku ini.

( )

Karya Oleh :

Senjah perlahan melambaiseakan pamitan pada senjah ketika gelap berangsur menutupi jagadpertanda malam telah hadir.Sang ...
20/08/2023

Senjah perlahan melambai
seakan pamitan pada senjah
ketika gelap berangsur menutupi jagad
pertanda malam telah hadir.

Sang rembulanpun tampak malu-malu
saat akan menghadirkan cahaya redup di angkasa dan bintangpun perlahan bermunculan dan tersenyum memandangi rembulan satu-satu terlihat indah menawan....

aku terdiam merenungi keindahan malam ini
sungguh malam syahdu nan indah
tak terasa ada sebab dimata ini kala ku teringat wajah sahabatku jauh yang kini berjuang dalam ketidakberdayaan fisik.

Akupun semakin larut di rasa yang tak dapat ku ungkap merefleksi setiap kebersamaan yang sudah terjalin tawa dan canda adalah persahabatan sedih dan bahagia adalah bagian cerita kala berbagi.

kau bagai hujan saat kemarau hidupku
kau seperti payung saat musim penghujan tiba
kau berikan pundakmu tuk ku rebahkan kisah hidupku yang suram kau berikan tanganmu tuk menulis sejuta nasehat, doa dan harapan dalam kertas buram perjalananku hingga ku hanya mampu berterima kasih untuk membalas semua kebaikanmu dalam juangku kau tak pernah biarkan ku sedih bahkan dengan lembut suaramu kau selalu memberi pencerahan buatku.....

adakah yang dapat kulakukan untukmu,saat ragamu melemah.....saat kau masih saja menghiburku dalam sedihku meski lelah jiwamu. Ku tahu aku bukan sahabat yang sempurna untukmu namun di relung hatiku,aku menyayangimu sebagai sahabat dan dalam setiap napasku,namamu selalu kusebut.....
pertemukan aku dengan sahabat penaku dalam syair-syair puisi......

Puisi
Karya Oleh :

20/08/2023

Apa Yang Kita Kerjakan Hari Ini Untuk Hari Besok

Hidup bisa dikatakan sibuk apa yang harus dilakukan hari ini.

Ketika beban kerja menjadi luar biasa, dan mendapati diri terjebak dalam kesibukan sehari-hari, mudah untuk percaya bahwa hidup tidak lebih dari pengalaman yang menyedot jiwa.

Ya, hidup kadang-kadang bisa sibuk, menantang, dan luar biasa, tetapi ada lebih dari itu.

Jika kita mendekatinya dengan cara yang benar, berfokus pada lapisan perak dan menghargainya di padang pasir, kita akan menemukan bahwa hidup adalah petualangan besar yang penuh dengan kemungkinan dan peluang yang menunggu untuk dijelajahi.

Tidak dapat disangkal hal-hal negatif yang mengelilingi kita, tetapi apa gunanya menggerutu dan mengeluh tentang hal-hal yang di luar kendali?

Ketika kita terus-menerus mengungkapkan ketidakpuasan tentang hal-hal yang tidak dapat kita ubah, itu hanya menciptakan lebih banyak hal negatif.

Ini mengarah pada siklus ketidakbahagiaan dan pemikiran negatif. Lalu mengapa membuang-buang energi untuk sesuatu yang tidak membawa manfaat atau solusi nyata?

"Merangkul sikap penerimaan dan optimisme memungkinkan untuk menemukan kedamaian di tengah aspek kehidupan yang tidak terkendali."

Alih-alih memikirkan hal-hal negatif dan membiarkannya menyeret kita ke bawah dan menekan kita, buatlah pilihan sadar untuk melihat sisi kehidupan yang lebih cerah.

Alih-alih berfokus pada apa yang tidak dapat kita ubah, alihkan perhatian kita pada apa yang dapat kita pengaruhi, seperti pandangan, sikap, dan perspektif.

Bergeser ke arah pandangan positif membutuhkan pengakuan pengaruh pikiran dan emosi kita terhadap persepsi kita tentang dunia.

Ketika kita dengan sengaja memilih untuk mengarahkan perhatian kita ke aspek positif kehidupan, kita membuka diri terhadap kemungkinan membingkai ulang pengalaman negatif dan belajar pelajaran berharga darinya.

Kembangkan sikap proaktif dan salurkan usaha ke dalam usaha yang produktif. Temukan cara untuk memperbaiki keadaan kita saat ini.

Alih-alih kewalahan dengan semua yang terjadi dalam hidup, mundur selangkah dan ingatkan diri kita tentang gambaran yang lebih besar. Cari pelajaran dan peluang pertumbuhan yang tersembunyi di balik tantangan.

Setiap rintangan yang diatasi adalah kesempatan untuk menemukan jati diri dan tumbuh dari perjuangan kita hari ini untuk hari esok.

Hidup memiliki tantangan yang adil, tetapi tidak perlu mendefinisikan siapa saya atau mendikte jurusan apa yang harus dilakukan. Miliki kekuatan untuk membentuk pengalaman kita sendiri dan menemukan pekerjaan di tengah kekacauan.

Dengan mengubah perspektif kita dan menganut pandangan positif, kemungkinan besar kita akan mampu mengubah kenyataan dan memperkaya hidup kita dengan hal-hal positif.

Setiap langkah maju, akan menemukan kemungkinan baru dan mengeksplorasi kekuatan tersembunyi yang tidak akan pernah temukan.


07/06/2023

Kekayaan Sejati

Pembaca yang berbahagia badang yang sehat, pikiran yang bijak dan waktu yang dipunyai adalah modal dan kekayaan sejati yang tidak ternilai harganya di diri setiap manusia. Karunia yang di berikan oleh Tuhan itu; rasanya tidak layaknya di tukar dengan apapun dan seberapun harganya.

Kekayaan Sejati

Seorang saudagar tua keluar dari rumahnya yang mega pa istana tampan seorang anak muda duduk murung di depan rumahnya. Sebentar - sebentar mengela nafas panjang si saudagar mengampiri dan bertanya.

Anak muda kenapa mukamu begitu murung apaka kamu ditimpa kemalangan; sambil mengelengkan kepala dia menjawab: aku orang miskin, nasibku jelek, tidak punya rumah, tidak punya pekerjaan, sering kelaparan. Bagaimana aku tidak murung.

Ha...ha...seharusnya kamu gembira karena sebenarnya kamu kaya raya. Tolong pa tua? jangan permainkan aku aku tidak segang bergurang kata si pemuda dengan kesa.

Baiklah aku ingin bertanya:

Jika aku membayar sepuluh tail emas, mauka kamu menukarkan kesehatan badangmu; dan besok kamu menlidah sakit; tidak mau! jawab pemuda.

Jika aku bayar lagi dua puluh tail emas, mauka kamu menukarkan keremajaanmu, dan besok kamu beruba menjadi kakek kakek; tidak mau.!

Aku tambahkan lagi tiga puluh tail emas mauka kamu menukarkan kecakapanmu dan besok kamu berubah bermuka jelek menyeramkan; tidak mau.!

Sekarang aku bayar empat puluh tail emas mauka kamu menukarkan kebijaksanaanmu dan besok berubah menjadi orang bodoh dan audio; dan terakir aku tambah lagi lima puluh tail emas mauka kamu menukarkan nuranimu dan besok kamu boleh mulai menipu dan membunuh orang; tidak mau.!

Na...anak muda aku sudah menawarkan kepadamu total seratus lima puluh tail emas tetapi tidak bisa membeli apapun dari dirimu berarti apa yang kamu jual pasti tidak ternilai harganya.

Sesunguhnya kekayaan yang melekat pada dirimu berharga jau...melebihi seratus lima puluh tail emas itulah modalmu? maka berusahalah di bandingkan dengan apapun dirimu dan kehidupan yang kamu miliki, saat ini adalah jau lebih berharga. Karna selama kamu mempunyai kehidupan apapun yang kamu inginkan asalkan mau berusaha dan berjuang dengan sunguh sungu. Suatu hari pasti akan menjadi lebih baik dari hari ini.

Mendegar kata kata si kakek; si anak muda seketika tersadar dia pun segera bangkit berucap, kek; terima kasih atas penawaran kebijakanmu. Berapapun yang di menawarkan aku tidak akan menukar dengan apapun yang aku miliki.

Aku sungguh malu dan menyesal telah menyia nyiakan masah mudaku dengan selalu mundur menyesali nasip dan malas berusaha. Sekarang aku sadar aku punya mudal yang cukup; aku berjanji aku tidak megelu dan rajing berusaha apa yang aku miliki. Sekalilagi terima kasih kakek; bergegas dia pergi untuk memulai lembaran hidupnya.

Pembaca yang budiman kemiskinan mental adalah sumber dari kemiskinan materi yang sesungguhnya. Jika setiap hari, kehidupan kita di isi dengan: mengurutu, nguru, menyesali nasip, apatis, pesimis, malas dan sikap negatif lainnya.

Jelas kita telah mengidap penyakit miskin mental dan seseorang yang terkena penyakit miskin mental demikian akan sulit untuk murubah nasipnya harus kita sadari bahwa kita mempunyai hak untuk menikmati hidup yang kita miliki dan berbahagia.

Seperti seorang ahli jiwa dan pemikir besar Wilem Jems "manusia dapat merubah seluruh kehidupannya denga cara merubah pola pikir dan sikap mental."

07/06/2023

KERANJANG KEHIDUPAN

Prestasi dan perolehan apa pun yang telah kita tercapai. Karna menimbulkan beban yang terasa semakin berat untuk dipikul sepanjang hidup. Bilah kita tidak ingin lepas apa yang telah didapat dan tetap mempertahankan tujuan hidup, maka jangan hangap perestasi sebagai beban yang harus di pikul tetapi sebagai tanggun jawab yang membahagiakan.

Keranjang Kehidupan

Dikisahkan....

Seorang pemuda yang merasa tidak bahagia tertekan dan hidup serasa menjalani dengan memikul beban berat. Untuk meruba keadaannya; dia pun pergi mendatangani seorang bijak untuk meminta nasehat.

Kelu kesa anak muda itu; kakek bijak memberi keranjang kosong dan menyuruh dia memanggul keranjang itu. Setiap kamu berjalan dan menemukan batu, punggutlah batu itu dan masukan kedalam keranjang.

Ayo...kita berjalan.

Dengan ditemani oleh sih kakek, setelah berjalan cukup lama dan memasukan setiap batu yang di temukan kedalam keranjang. Bagaimana beban di bundakmu? iya...pastilah kakek; semakin lama semakin berat beban di bundak saya.

Kakek menyurunya berhenti dan berkata: 'Keranjang dan beban di bundakmu sama seperti kehidupanmu saat ini. Saat kita lahir di dunia ini, sama dengan keranjang kosong dan sepanjang berjalan hidup.

Kita pungguti seperti kita inginkan dan kita masukan kedalam keranjang. Maka semakin lama pasti akan semakin berat.' Bagaiman caranya kakek? Akan lebih ringan tanya sih pemuda.

Bukanya menjawab; sih kakek malah bertanya. Anak muda, apakah kamu meninggalkan keluarga, pekerjaanmu atau semua yang anda mempunyai.
Anak muda itu, mengelengkan kepala.

Sepanjang kehidupan manusia; begitu banyak kesulitan, rintangan, tantangan yang telah lewati dan akan di hadapi.

Setiap kita berhasil melewatinya kita pasti akan bertumbuh dan kemudian akan muncul lagi perjalanan yang baru. Begitulah seteruanya; itulah kehidupan.

Semakin besar prestasi kita konsepkan pasti beban dibundak akan semakin besar pulah.

Sarangku bila semua yang kamu peroleh tidak ingin kamu lepaskan terimalah beban itu sebagai mana adanya.

Jangan menanggap sebagai beban tetapi sebagai tanggun jawab yang membahagiakan. Maka seberat apapun beban yang kamu pikul.

Kamu tidak begitu rasanya; dan perlu kamu ingat. Setiap manusia berkewajiban memikul tanggun jawabnya masing-masing.

Pikulan atau beban itu tidak dapat alikan kepada pundak orang lain. Apakah kamu mengerti? Dengan perasaan pulong legah. Pemuda itu jawab; saya puas terima kasih kakek.

Pembaca yang budiman begitu pentingnya, pengertian tentang tanggun jawab.

Dikehidupan ini entah kita berperang sebagai ibu atau kepala rumah tangga sebagai anak, pejabat, wiraswasta, karyawan atau profesional dan lain sebagainya.

Kita tidak mungkin lari dari, kerajaan beban kehidupan. Apa lagi mengalikan begitu saja beban, kita kepada orang lain.

Kita harus berani bertanggun jawab, atas kehudupan kita sendiri. Dengan mengerti dan menjalani tanggun jawab kita, akan mampu menaruh kehidupan ini. Dengan optimis, kereatif, enerjik dan dinamis.

Kata Bijak

07/06/2023

Hidup Di Saat Ini

Ada Kata Kata bijak yang berbunyi: 'orang tua hidup masa lalu; orang mudah hidup dimasah depan tapi orang bijak hidup disaat ini.'

Pembaca yang budiman, kisah berikut ini mengurai dan meninpirasi kita; untuk sebagai mana orang bijak mengatakan hidup disaat ini.

Hiduplah Saat Ini

Pada suatu pagi buta seorang pemuda mendatangani rumah gurunya, yang dikenal bijak di desa itu.

Dia mengetuk pintu rumah dengan keras, sambil suaranya terdengar memangil gurunya.
Si guru sambil mengusap matanya, dan menahan kuat membuka pintu sambil berkata; ada apa anakku; pagi - pagi begini mengangu nenyak tidurku. Ada sesuatu yang penting! Ampun guru! Maafkan saya terpaksa memgangu tidur guru.

Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan; si guru kemudian mempersilahkan masuk ke dalam rumah.

Dan pemuda itu pun segera meceritakan kegundaannya yakni: "semalam dia bermimpi di jemput malaikat dan dia pergi meninggalkan dunia ini. Dia ini menolak? tetapi sesuatu kekuatan seperti memaksanya harus pergi. Saat tarik menarik itulah ia terbangun: sambil berkeringat dan tidak dapat tidur kembali lagi.

Timbul perasaan takut dan tidak berdaya, membayangkan bila malaikait benar - benar datang kepadanya.

Si penuda kemudian, tanya kepada gurunya; Guru? Dapat kematian akan datang kepada manusia? Gurunya menjawab: 'saya tidak tau anakku! kematian adalah rahasia Tuhan.'

O...guru pasti tau; gurukan selalu menjadi tempat bertanya bagi semua orang di daerah sini. Desak si murit.

Baiklah sebenarnya; rata - rata manusia meninggal di usia 70 - 75 tahun tetapi sebagian ada yang tidak mencapai atau lebih dari perkiraan tersebut.

Merasa tidak puas dia kembali bertanya; jadi umur berapakah manusia pantas untuk mati.?
Sambil pandangan menarawan keluar jendela sang guru menjawab; sesungguhnya begitu manusia lahirkan proses penuan langsun terjadi sejak saat itu manusia semakin tua dan kapanpun bisa mengalami kematian.

Lalu bagaimana sebaiknya saya menjalani hidup ini; tanya lagi hidup sesungguhnya adalah saat ini bukan besok atau kemaring hargai hidup yang singkat ini; jangan sia - siakan waktu.

Bekerjalah secara jujur dan bertanggun jawab; usahakan berbuat baik pada setiap kesempatan. Jangan takut mati nikmati kehidupanmu. Mengerti!

Dengan wajah gembira sih murit berkata terima kasih guru. Saya mengerti saya akan belajar dan bekerja dengan sungu-sungu, berani menghadapi hidup ini sekaligus menghadapinya saya pamit guru.

Pembaca yang budiman usia manusia memang tidak bisa tebak sembarang sebab kematian memang dulu tidak punya waktu baik tua, muda, miskin, kaya, lelaki, perempuan kalau sudah waktunya pasti akan mengalami kematian.

Untuk itu, perlu kita syukuri dengan menikmati hidup ini dengan penuh semangat dan berusahalah menebar terus demi kebaikan dalam setiap detik kehidupan ini. Karena itu, hiduplah saat ini jangan sesali hari kemaring karena hari kemaring sudah berlalu begitu juga jangan cemas akan hari esok karena hari esok belum tentu datang.

Hanya hari ini yang menjanjikan kesuksesan dan kebagiaan bagi setiap orang yang mau dan mampu megaktualisasi dirinya dengan penuh totalitas kerja keras dan semangat panta menyera.

Lakukan terbaik hari ini maka kesuksesan pasti akan datang.

Kata Bijak)***

19/04/2023

"Dalam masah-masah penantian ini aku mengalami penderitaan; kini ku mendapatkan sebuah catatan kecil yang kau buang."

Address

Jalan Gunung Salju Amban Manokwari
Manokwari
89311

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Publik Utama posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Publik Utama:

Share

Category