16/06/2026
Nasional Daerah Politik Kriminal Ekonomi Bisnis Pendidikan Kesehatan Olahraga Advertorial Humaniora Opini Pariwisata Hiburan Budaya & Agama Lingkungan Foto & Vidio Beranda Daerah Daerah Kisruh Proyek Dapur MBG di Sikka: AWK Bantah Terlibat dan Laporkan Ambo Gaharpung ke Polisi "Klien kami, Angelius Wake Kako, dalam perkara ini bukan pihak. Nama AWK tidak ada di dalam SPK tersebut. Kapasitas beliau selama ini semata-mata hanya memantau dan mengawasi jalannya program agar bermanfaat bagi masyarakat," tegas kuasa hukum AWK, di Polres Sikka, Selasa, (16/6/2026). NTT-Post.Com 16 Juni 2026 : 14:28 WITA | Dibaca 6 Kali Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi Kisruh Proyek Dapur MBG di Sikka, kuasa hukum AWK Bantah Terlibat dan Laporkan Ambo Gaharpung ke Polisi. | (Foto: Nivan Gomez) NTT-Post.com, SIKKA – Proyek pembangunan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diterpa isu miring. Kasus ini mencuat setelah seorang pengusaha lokal, Ambo Gaharpung, secara terbuka menuding Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal NTT, Angelius Wake Kako (AWK), menunggak pembayaran proyek fisik dapur pelayanan gizi senilai Rp754 juta. Merespons tudingan tersebut, pihak AWK membantah keras keterlibatannya dan resmi menempuh jalur hukum. Persoalan ini pertama kali dibongkar oleh Ambo Gaharpung ke publik pada Kamis (4/6). Ambo mengaku sebagai pihak yang terlibat dalam menyelesaikan pekerjaan fisik di 4 titik Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T yang ia sebut sebagai milik AWK. Menurut Ambo, total pekerjaan yang belum dibayar mencapai Rp754 juta. Ia terpaksa bicara ke media karena merasa janji pelunasan dari AWK yang sedianya dieksekusi sejak Maret 2026 tak kunjung terealisasi. “Kami sudah sabar sekali menunggu pembayaran. Dia janji eksekusi bulan Maret, tapi sampai sekarang belum bayar saja,” keluh Ambo di Maumere.