LeaderTani

LeaderTani لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ

Stok Ready,
21/05/2026

Stok Ready,

Bahan aktif utama Fastron 200 SL adalah Amonium Glufosinat (Ammonium Glufosinate), yang biasanya tersedia dalam konsentr...
22/01/2026

Bahan aktif utama Fastron 200 SL adalah Amonium Glufosinat (Ammonium Glufosinate), yang biasanya tersedia dalam konsentrasi 150 g/l (setara dengan 137 g/l Glufosinat) atau 200 g/l tergantung formulasi (150 SL atau 200 SL). Fastron adalah herbisida kontak dan sistemik non-selektif yang sangat efektif untuk membasmi gulma berdaun lebar dan sempit seperti lulangan, teki, dan gulma keras lainnya hingga ke akar-akarnya.
Detail Bahan Aktif Fastron:
Nama Bahan Aktif: Amonium Glufosinat (Ammonium Glufosinate).
Konsentrasi: 150 g/l (untuk formulasi 150 SL) atau 200 g/l (untuk 200 SL).
Tipe Herbisida: Non-selektif (membasmi semua tanaman yang terkena).
Cara Kerja: Kontak dan sistemik (bekerja melalui daun dan juga meresap ke akar).
Golongan: HRAC H (Penghambat Glutamin Sintetase).
Kegunaan:
Mengendalikan gulma di kebun, halaman rumah, dan area non-pertanian.
Khusus digunakan di tanaman seperti kelapa sawit (TBM/Tanaman Belum Menghasilkan).
Cara Kerja Amonium Glufosinat:
Menghambat enzim penting dalam metabolisme tanaman (glutamin sintetase).
Menyebabkan kematian gulma dengan cepat dan tuntas sampai ke akar.

Herbisida Prima-Best 150 SL adalah herbisida sistemik dan kontak non-selektif purna tumbuh berbahan aktif Ammonium Glufo...
18/01/2026

Herbisida Prima-Best 150 SL adalah herbisida sistemik dan kontak non-selektif purna tumbuh berbahan aktif Ammonium Glufosinat (150 g/L) produksi PT Prima Karya Berjaya, digunakan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit pada tanaman kelapa sawit, bekerja efektif membunuh gulma hingga ke akar dengan cara disemprotkan saat gulma sudah tumbuh.
Karakteristik Utama:
Bahan Aktif: Ammonium Glufosinat 150 g/L.
Jenis: Herbisida sistemik dan kontak, non-selektif purna tumbuh (bekerja setelah gulma tumbuh).
Wujud: Larutan dalam air berwarna biru terang.
Target Gulma: Efektif untuk gulma berdaun lebar (seperti Ageratum conyzoides) dan gulma golongan rumput (seperti Ottochloa nodosa).
Tanaman Sasaran: Terutama untuk budidaya kelapa sawit (TBM - Tanaman Belum Menghasilkan).
Cara Kerja: Mengendalikan gulma secara ganda (kontak dan sistemik), membunuh gulma sampai ke akar.
Cara Penggunaan:
Aplikasi: Penyemprotan volume tinggi saat gulma sudah tumbuh dan mencapai ambang batas pengendalian.
Dosis: 3,0 - 4,0 Liter per hektar (L/Ha).
Manfaat:
Mengendalikan berbagai jenis gulma yang tidak diinginkan di lahan kelapa sawit.
Mudah digunakan dan ampuh membunuh gulma secara tuntas.
Prima-Best 150 SL adalah solusi efektif untuk menjaga kebersihan lahan perkebunan, mencegah kompetisi gulma dengan tanaman utama, dan tersedia di berbagai platform e-commerce serta toko pertanian.

03/01/2026

HERBISIDA TURMADAN 328 SL Untuk mengaplikasikan herbisida Turmadan 328 SL, campurkan 3-4 tutup botol (sekitar 1,5-2,0 li...
14/11/2025

HERBISIDA TURMADAN 328 SL

Untuk mengaplikasikan herbisida Turmadan 328 SL, campurkan 3-4 tutup botol (sekitar 1,5-2,0 liter per hektar) dengan air dalam tangki semprot 16 liter. Aplikasikan dengan cara menyemprotkan secara merata pada gulma saat cuaca cerah dan tidak menjelang hujan, dan pastikan tidak ada hujan setidaknya selama 4 jam setelah aplikasi.

dan pencampuran

Dosis: Campurkan sekitar 3-4 tutup botol (setara dengan 1,5-2,0 liter) untuk setiap 16 liter air dalam tangki semprot, sesuaikan dengan kondisi gulma dan tanaman.
Pencampuran: Campurkan herbisida dengan air bersih.

dan kondisi aplikasi

Waktu: Pagi, siang, atau sore hari saat cuaca cerah.
Kondisi: Hindari aplikasi saat menjelang atau akan hujan. Efektivitas maksimal tercapai jika tidak ada hujan setidaknya 4 jam setelah penyemprotan.

: Area yang akan disemprot sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu, terutama untuk aplikasi pada padi sawah.

aplikasi

Semprotkan: Semprotkan larutan secara merata pada gulma, jangan disiramkan.
Fokus: Pastikan seluruh bagian gulma terkena semprotan untuk efektivitas yang maksimal.
Hidayat Leader LeaderTani

Lindomin 865 SL 400ML​1. 🌿 Deskripsi Lengkap Lindomin​Jenis Produk: Herbisida (Racun Gulma/Rumput).​Cara Kerja: Sistemik...
12/11/2025

Lindomin 865 SL 400ML

​1. 🌿 Deskripsi Lengkap Lindomin
​Jenis Produk: Herbisida (Racun Gulma/Rumput).
​Cara Kerja: Sistemik. Artinya, racun ini bekerja dengan cara diserap oleh gulma (baik melalui daun atau akar) lalu ditranslokasikan ke seluruh jaringan tanaman hingga ke akarnya, akhirnya membuat gulma mati tuntas.
​Waktu Aplikasi: Purna Tumbuh (Post-Emergence). Ini berarti Lindomin digunakan untuk membasmi gulma yang sudah tumbuh atau sudah muncul di permukaan tanah.
​Bahan Aktif: 2,4-D dimetil amina 865 g/l (ini setara dengan 2,4-D 720 \text{ g/l}). Bahan aktif inilah yang bertugas membunuh gulma.
​Bentuk: Berbentuk larutan dalam air (Soluble Liquid/SL) yang biasanya berwarna coklat tua dan mudah larut saat dicampur air.
​Sasaran Utama: Lindomin bersifat selektif. Ini adalah poin terpenting. Lindomin dirancang khusus untuk sangat efektif membasmi gulma berdaun lebar (seperti eceng, genjer, semanggi, bayam-bayaman liar) dan rumput teki (teki-tekian).

​2. ✨ Manfaat Utama Pemakaian Lindomin
​Sangat Efektif untuk Gulma Daun Lebar: Ini adalah keunggulan utamanya. Gulma berdaun lebar seringkali sulit dikendalikan oleh herbisida jenis lain, namun sangat rentan terhadap bahan aktif 2,4-D.
​Selektif dan Aman untuk Tanaman Utama (tertentu): Lindomin relatif aman digunakan pada tanaman yang termasuk keluarga rumput-rumputan (Gramineae) seperti:
​Padi Sawah
​Jagung
​Tebu
​Karet (di piringan/lahan)
​Kelapa Sawit (di piringan/lahan)
Ini karena tanaman padi, jagung, dan tebu (yang berdaun sempit/keluarga rumput) memiliki toleransi yang jauh lebih tinggi terhadap bahan aktif 2,4-D dibandingkan gulma daun lebar.
​Membasmi Sampai ke Akar: Karena sifatnya yang sistemik, Lindomin tidak hanya membakar daun, tetapi membunuh gulma secara perlahan hingga ke akar-akarnya, sehingga mencegah gulma tumbuh kembali dengan cepat.
​Dapat Dicampur (Mixing): Petani sering mencampur Lindomin dengan herbisida lain (seperti yang berbahan aktif glifosat atau parakuat) untuk memperluas spektrum gulma yang dibasmi (agar gulma daun sempit dan daun lebar mati sekaligus).

​3. 📝 Cara Pemakaian dan Dosis
​Cara pemakaian yang paling umum adalah dengan penyemprotan volume tinggi menggunakan tangki semprot (knapsack sprayer).
​PENTING: Dosis pemakaian mutlak harus disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan produk. Dosis bisa berbeda tergantung jenis tanaman, umur tanaman, dan kepadatan gulma.
​Berikut adalah perkiraan dosis umum sebagai gambaran (bukan sebagai anjuran mutlak):
​Tanaman Padi Sawah:
​Waktu: Biasanya disemprotkan saat tanaman padi berumur 14 - 21 hari setelah tanam (HST), atau saat gulma memiliki 3-4 helai daun.
​Kondisi Lahan: Paling baik disemprot saat lahan dalam kondisi macak-macak (sedikit air/lembab), bukan tergenang tinggi.
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}. (Untuk dosis per tangki, misal 15 liter, biasanya petani menggunakan sekitar 10 - 20 \text{ ml/tangki}).
​Tanaman Jagung:
​Waktu: Saat jagung berumur 21 hari setelah tanam.
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}.
​Tanaman Tebu:
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}.
​Lahan Karet & Kelapa Sawit (TBM - Tanaman Belum Menghasilkan):
​Dosis Umum: 1 - 2 \text{ liter/hektar} (untuk mengendalikan gulma daun lebar seperti Mikania micrantha).



- Lindomin 865 SL 200Ml -​1. 🌿 Deskripsi Lengkap Lindomin​Jenis Produk: Herbisida (Racun Gulma/Rumput).​Cara Kerja: Sist...
12/11/2025

- Lindomin 865 SL 200Ml -

​1. 🌿 Deskripsi Lengkap Lindomin
​Jenis Produk: Herbisida (Racun Gulma/Rumput).
​Cara Kerja: Sistemik. Artinya, racun ini bekerja dengan cara diserap oleh gulma (baik melalui daun atau akar) lalu ditranslokasikan ke seluruh jaringan tanaman hingga ke akarnya, akhirnya membuat gulma mati tuntas.
​Waktu Aplikasi: Purna Tumbuh (Post-Emergence). Ini berarti Lindomin digunakan untuk membasmi gulma yang sudah tumbuh atau sudah muncul di permukaan tanah.
​Bahan Aktif: 2,4-D dimetil amina 865 g/l (ini setara dengan 2,4-D 720 \text{ g/l}). Bahan aktif inilah yang bertugas membunuh gulma.
​Bentuk: Berbentuk larutan dalam air (Soluble Liquid/SL) yang biasanya berwarna coklat tua dan mudah larut saat dicampur air.
​Sasaran Utama: Lindomin bersifat selektif. Ini adalah poin terpenting. Lindomin dirancang khusus untuk sangat efektif membasmi gulma berdaun lebar (seperti eceng, genjer, semanggi, bayam-bayaman liar) dan rumput teki (teki-tekian).

​2. ✨ Manfaat Utama Pemakaian Lindomin
​Sangat Efektif untuk Gulma Daun Lebar: Ini adalah keunggulan utamanya. Gulma berdaun lebar seringkali sulit dikendalikan oleh herbisida jenis lain, namun sangat rentan terhadap bahan aktif 2,4-D.
​Selektif dan Aman untuk Tanaman Utama (tertentu): Lindomin relatif aman digunakan pada tanaman yang termasuk keluarga rumput-rumputan (Gramineae) seperti:
​Padi Sawah
​Jagung
​Tebu
​Karet (di piringan/lahan)
​Kelapa Sawit (di piringan/lahan)
Ini karena tanaman padi, jagung, dan tebu (yang berdaun sempit/keluarga rumput) memiliki toleransi yang jauh lebih tinggi terhadap bahan aktif 2,4-D dibandingkan gulma daun lebar.
​Membasmi Sampai ke Akar: Karena sifatnya yang sistemik, Lindomin tidak hanya membakar daun, tetapi membunuh gulma secara perlahan hingga ke akar-akarnya, sehingga mencegah gulma tumbuh kembali dengan cepat.
​Dapat Dicampur (Mixing): Petani sering mencampur Lindomin dengan herbisida lain (seperti yang berbahan aktif glifosat atau parakuat) untuk memperluas spektrum gulma yang dibasmi (agar gulma daun sempit dan daun lebar mati sekaligus).

​3. 📝 Cara Pemakaian dan Dosis
​Cara pemakaian yang paling umum adalah dengan penyemprotan volume tinggi menggunakan tangki semprot (knapsack sprayer).
​PENTING: Dosis pemakaian mutlak harus disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan produk. Dosis bisa berbeda tergantung jenis tanaman, umur tanaman, dan kepadatan gulma.
​Berikut adalah perkiraan dosis umum sebagai gambaran (bukan sebagai anjuran mutlak):
​Tanaman Padi Sawah:
​Waktu: Biasanya disemprotkan saat tanaman padi berumur 14 - 21 hari setelah tanam (HST), atau saat gulma memiliki 3-4 helai daun.
​Kondisi Lahan: Paling baik disemprot saat lahan dalam kondisi macak-macak (sedikit air/lembab), bukan tergenang tinggi.
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}. (Untuk dosis per tangki, misal 15 liter, biasanya petani menggunakan sekitar 10 - 20 \text{ ml/tangki}).
​Tanaman Jagung:
​Waktu: Saat jagung berumur 21 hari setelah tanam.
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}.
​Tanaman Tebu:
​Dosis Umum: 0.5 - 1 \text{ liter/hektar}.
​Lahan Karet & Kelapa Sawit (TBM - Tanaman Belum Menghasilkan):
​Dosis Umum: 1 - 2 \text{ liter/hektar} (untuk mengendalikan gulma daun lebar seperti Mikania micrantha).

Kementerian Pertanian Republik

Address

Pasar Tengah Muaradua
Muaradua
32211

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LeaderTani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category