18/08/2026
Kadang, sebuah ruang tidak perlu dibangun dari nol.
Cukup melihat kembali apa yang sudah tersedia, lalu mencari cara terbaik untuk menghidupkannya.
Di sekeliling balong HMTC, tim landscape Keluarga Lestari yang terdiri dari 5 orang mulai mengolah area dengan memanfaatkan hampir seluruh kebutuhan media tanam dari lumpur yang sudah tersedia di sepanjang sisi balong.
Dipacul, disekop, lalu dipindahkan ke area-area tanam di sekelilingnya.
Untuk membentuk suasana sisi balong, dua dump truck batu kali juga mulai ditata dan disusun menjadi bagian dari landscape.
Tanaman yang sudah cukup besar kami pilih sebagai cara untuk “membeli waktu” di beberapa titik utama, sementara tanaman lainnya kami biarkan menjalani proses “kesabaran” untuk menghidupkan area yang tersisa.
Batu kali berukuran besar kemudian menjadi aksen alami di antara tanaman-tanaman tersebut.
Dan bambu betung mulai menemukan perannya.
Salah satunya kami coba bentuk menjadi dermaga mini berukuran sekitar 1 x 1 meter, yang terhubung dengan spot duduk berukuran sekitar 2 x 3 meter di atas area balong.
Pelan-pelan...
Kami sedang belajar menggabungkan **material yang sudah tersedia, waktu, kesabaran dan cashflow** untuk menciptakan experience yang tetap masuk akal secara bisnis.
Karena bagi kami, landscape bukan hanya tentang membuat tempat terlihat indah.
Tapi tentang bagaimana sebuah ruang bisa tumbuh menjadi tempat yang ingin didatangi, ditempati, dan dinikmati.