Herang Mata Tiis Ceuli

Herang Mata Tiis Ceuli Eatery & Healing. Abiance Rumah Desa dengan experience hamparan Sawah + Flare Stack. Konsep menu from Farm to Table.

18/08/2026

Kadang, sebuah ruang tidak perlu dibangun dari nol.

Cukup melihat kembali apa yang sudah tersedia, lalu mencari cara terbaik untuk menghidupkannya.

Di sekeliling balong HMTC, tim landscape Keluarga Lestari yang terdiri dari 5 orang mulai mengolah area dengan memanfaatkan hampir seluruh kebutuhan media tanam dari lumpur yang sudah tersedia di sepanjang sisi balong.

Dipacul, disekop, lalu dipindahkan ke area-area tanam di sekelilingnya.

Untuk membentuk suasana sisi balong, dua dump truck batu kali juga mulai ditata dan disusun menjadi bagian dari landscape.

Tanaman yang sudah cukup besar kami pilih sebagai cara untuk “membeli waktu” di beberapa titik utama, sementara tanaman lainnya kami biarkan menjalani proses “kesabaran” untuk menghidupkan area yang tersisa.

Batu kali berukuran besar kemudian menjadi aksen alami di antara tanaman-tanaman tersebut.

Dan bambu betung mulai menemukan perannya.

Salah satunya kami coba bentuk menjadi dermaga mini berukuran sekitar 1 x 1 meter, yang terhubung dengan spot duduk berukuran sekitar 2 x 3 meter di atas area balong.

Pelan-pelan...

Kami sedang belajar menggabungkan **material yang sudah tersedia, waktu, kesabaran dan cashflow** untuk menciptakan experience yang tetap masuk akal secara bisnis.

Karena bagi kami, landscape bukan hanya tentang membuat tempat terlihat indah.

Tapi tentang bagaimana sebuah ruang bisa tumbuh menjadi tempat yang ingin didatangi, ditempati, dan dinikmati.

17/08/2026

Kadang, sebuah tempat belum terlihat seperti apa yang ada di dalam kepala kita.

Ini adalah salah satu sudut di HMTC yang sedang kami coba hidupkan kembali.

Tim landscape bersama tim sipil kembali mulai mengerjakan bagian masing-masing. Aneka tanaman hias, tabebuya sekitar 3 meter, hingga pakis monyet mulai disiapkan untuk mengisi ruangnya.

Batu sungai dan bambu betung juga akan digunakan untuk membantu membentuk suasana area balong, yang kami bayangkan nantinya bisa menjadi semacam spot dermaga kecil dengan karakter bebatuan dan suasana yang lebih alami.

Hari ini mungkin baru terlihat sebagai tumpukan material, tanaman, batu dan pekerjaan yang belum selesai.

Tapi dari sinilah sebuah ide mulai diterjemahkan menjadi ruang nyata.

Kombinasi antara kesabaran dengan “membeli waktu” melalui pemilihan tanaman yang sudah cukup besar, kami coba maksimalkan di fase ini.

Semua demi menjaga asa dan kenyamanan Sahabat Lestari, agar ruang ngariung yang nyaman juga bisa kita ciptakan dalam waktu yang tidak terlalu lama, dengan CAPEX yang tetap “bersahabat”.

Pelan-pelan...
kita lihat bersama bagaimana before ini nanti berubah menjadi bagian dari pengalaman di HMTC.

15/08/2026

Membangun tempat bukan hanya soal apa yang terlihat ketika semuanya sudah selesai.

Kadang, prosesnya dimulai jauh dari lokasi.

Untuk kebutuhan bambu betung HMTC, kali ini kami mencoba mencari langsung dari kebun bambu melalui partner kami, P Rasan.

Kami mendapat progress report langsung dari lokasi: video kondisi bambu yang sudah ditebang, ukuran yang kami butuhkan, sekaligus proses persiapannya.

Untuk memenuhi pesanan kami, P Rasan meminta waktu sekitar 3 hari karena saat ini masih menyelesaikan pesanan bambu untuk kebutuhan acara Hari Kemerdekaan.

Tidak apa-apa.

Bagi kami, yang penting prosesnya jelas, komunikasinya terbuka, dan masing-masing pihak bisa menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.

Bahkan sisa bambu berukuran lebih kecil nantinya akan dipotong kembali agar tetap bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan-kebutuhan kecil di HMTC.

Bambu ini memang belum sampai di HMTC.

Tapi proses menuju ke sana sudah dimulai.

Pelan-pelan...
kami belajar bahwa continuous improvement bukan hanya tentang memperbaiki bangunan, tetapi juga tentang memperbaiki cara kita bekerja dan berkolaborasi.

14/08/2026

Hari ini bukan tentang membangun yang baru.

Tapi tentang merawat yang sudah ada.

Kemarin, Pak H. Noh, Mang Asro, dan Mang Miskar — tiga petani penggarap di lahan sawah kami — ikut memperbaiki dua sisi dinding balong yang sempat ambrol.

Mereka juga membuat lantai tempat penyimpanan traktor, tepat di atas area septic tank dan grease trap.

Pekerjaan sederhana, mungkin.
Tapi dari pekerjaan seperti inilah sebuah tempat terus tumbuh.

Di sini kami juga mulai berpikir, rasanya suasana balong akan terasa lebih hidup lagi jika di center point ditambahkan mesin pendorong untuk menghadirkan experience air mancur di tengah balong.

Satu ide kecil untuk membuat ruang yang sudah ada menjadi semakin hidup.

Dan ketika pekerjaan selesai, senja pun datang menemani.

Pelan-pelan…
HMTC bukan hanya dibangun dengan material dan bangunan, tapi juga oleh orang-orang yang ikut merawatnya.

**Ada benda yang tidak sekadar menyimpan bentuk, tetapi juga menyimpan cerita.**Sepeda Ontel.Bagi sebagian orang mungkin...
13/08/2026

**Ada benda yang tidak sekadar menyimpan bentuk, tetapi juga menyimpan cerita.**

Sepeda Ontel.

Bagi sebagian orang mungkin hanya sepeda tua.

Tetapi bagi sebagian dari kita, sepeda seperti ini pernah menjadi bagian dari perjalanan masa kecil.

Pergi bermain, berkeliling kampung, mengunjungi teman, atau sekadar menikmati jalan desa tanpa tujuan yang terlalu penting.

Dulu, mungkin kita tidak pernah menyebutnya sebagai *experience*.

Kita hanya menjalani hari.

Menikmati jalan, angin, sawah, sungai, dan teman-teman yang ada di sekitar kita. Bahkan sepeda ini pernah menjadi alat yang mampu membawa kita berjalan cukup jauh di malam hari, dengan bantuan lampu dan dinamo botol yang berputar di roda depannya.

Hari ini, sepeda seperti ini mungkin sudah tidak lagi menjadi bagian dari keseharian banyak orang.

Di HMTC, kami ingin mencoba menghadirkan kembali beberapa jejak sederhana itu.

Bukan untuk mengajak kita kembali hidup seperti masa lalu.

Tetapi untuk mengingat bahwa ada kebahagiaan sederhana yang pernah begitu dekat dengan kehidupan kita.

Mungkin nanti, ada Sahabat Lestari yang sekadar menaikinya untuk berkeliling sebentar.

Atau mungkin hanya berdiri di sampingnya, tersenyum, lalu mengabadikan sebuah foto.

Tidak perlu menjadi pengalaman yang besar.

Karena terkadang, **hal sederhana justru yang paling mudah menjadi kenangan.** 🌿

**Jejak masa lalu, menuju masa depan.**

12/08/2026

Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.

12/08/2026

Setiap pagi, Desa Plawad punya cara sederhana untuk mengingatkan kami bahwa perjalanan masih terus berjalan. 🌅🌾

Pagi ini, matahari kembali perlahan muncul di balik hamparan sawah.

Tidak ada sesuatu yang istimewa untuk kami tambahkan.

Hanya sawah, cahaya pagi, udara yang masih tenang, dan kehidupan yang mulai bergerak sedikit demi sedikit.

Di kejauhan, kehidupan industri juga tetap berjalan.

Dua wajah yang mungkin terlihat berbeda, tetapi berdampingan dalam ruang yang sama.

Di antara sawah dan pembangunan, kami sedang mencoba mencari jalan agar keduanya tetap bisa berjalan bersama.

Karena bagi kami, menjaga sawah bukan berarti menolak masa depan.

Dan membangun masa depan juga tidak harus menghilangkan apa yang masih baik dari masa lalu.

Pelan-pelan...

Setahap demi setahap...

Hari ini kami kembali memulai dari satu pagi yang sederhana.

Semoga setiap pagi selalu memberi alasan bagi kita untuk bersyukur dan melanjutkan ikhtiar. 🌿

Jejak masa lalu, menuju masa depan.

*Satu per satu, ruang di Hub HMTC mulai menemukan bentuknya.* 🌿Hari ini, dua set meja dan kursi portable yang kami pesan...
11/08/2026

*Satu per satu, ruang di Hub HMTC mulai menemukan bentuknya.* 🌿

Hari ini, dua set meja dan kursi portable yang kami pesan akhirnya tiba.

Benda yang mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi kami menjadi bagian kecil dari proses mempersiapkan ruang untuk Sahabat Lestari.

Nanti akan ada tempat untuk makan, berbincang, menikmati suasana, atau sekadar duduk melihat kehidupan desa berjalan di sekitar kita.

Kami memilih furniture yang sederhana dan fleksibel, agar ruang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas yang akan tumbuh di dalamnya.

Pelan-pelan...
Setahap demi setahap...

Dari sebuah lahan, menjadi ruang.

Dari ruang, semoga menjadi tempat bertemunya banyak cerita.

Dan dari setiap pertemuan, mudah-mudahan tumbuh silaturahmi, pembelajaran, dan manfaat.

Belum semuanya selesai.

Tetapi sedikit demi sedikit "hilalnya mulai terlihat". 😊

*Jejak masa lalu, menuju masa depan.*

**Dua benda sederhana, yang menyimpan banyak cerita.**Lumpang dan Alu.Dulu, benda seperti ini bukan sekadar peralatan ru...
10/08/2026

**Dua benda sederhana, yang menyimpan banyak cerita.**

Lumpang dan Alu.

Dulu, benda seperti ini bukan sekadar peralatan rumah tangga.

Ia menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menumbuk padi, membuat bumbu, menyiapkan makanan… sambil tangan bekerja dan orang-orang berbincang di sekitarnya.

Bahkan sering ada momen ketika ibu-ibu menikmati prosesnya dengan membentuk irama nada **“kokotrek”** dari bunyi alu yang beradu dengan lumpang.

Mungkin karena itu, benda-benda seperti lumpang dan alu terasa punya hubungan yang dekat dengan budaya *ngariung*.

Bukan hanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi tentang siapa yang berkumpul di sekitarnya.

Hari ini, mungkin banyak dari kita sudah tidak lagi menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

Tetapi di HMTC, kami ingin mencoba memberi kesempatan kepada beberapa jejak masa lalu untuk kembali hadir.

Bukan untuk berpura-pura kembali ke masa lalu.

Tetapi untuk mengingat bahwa ada nilai-nilai yang mungkin tetap layak dibawa menuju masa depan. 🌿

**Jejak masa lalu, menuju masa depan.**

09/08/2026

💧 **Air adalah awal dari sebuah kehidupan.**

Area yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai gudang air kini sedang bertransformasi menjadi salah satu pusat utilitas HMTC.

Di dalam bangunan ini, kami membagi tampungan air menjadi dua ruang yang memiliki peran berbeda. Satu ruang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih area Eatery dengan sumber air sumur pantek yang dip***a menggunakan energi PLN. Ruang lainnya dipersiapkan untuk mendukung irigasi mandiri area persawahan melalui sumur pantek yang menggunakan p***a bertenaga solar cell.

Kedua tampungan ini juga kami hubungkan dengan konektor yang dapat dibuka atau ditutup sesuai kebutuhan. Dengan cara ini, masing-masing sistem dapat bekerja secara mandiri, namun tetap memiliki opsi saling mendukung apabila suatu saat diperlukan.

Bagi kami, keberlanjutan bukan berarti hanya mengandalkan satu sumber energi atau satu sistem. Keberlanjutan juga berarti membangun pilihan, meningkatkan ketahanan, dan mempersiapkan berbagai kemungkinan agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

Pelan-pelan...
Setahap demi setahap...
Semoga setiap infrastruktur yang kami bangun hari ini dapat menjadi pondasi bagi lahirnya lebih banyak manfaat, sekaligus mengingatkan kami bahwa air adalah amanah yang perlu dikelola dengan bijaksana untuk hari ini dan generasi yang akan datang. 🌾💧





Address

Herang Mata Tiis Ceuli
Palawad
41314

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Herang Mata Tiis Ceuli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category