Nadira Healthy Water

Nadira Healthy Water Omar Smart Brain merupakan nutrisi untuk otak yang membantu meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. kandungan TDS (Total Dissolved Solid) < 3 PPM & pH 7,1.

NADIRA health water adalah produk Air minum non mineral (‘’murni” free mineral An-Organik). dengan proses pemurnian demineralisasi melalui system Reverse Osmosis (RO) yang berada pada level teratas TEKNOLOGI WATER TREATMENT dengan menggunakan membran 0,0001 Micron (The Best Water Treatment) yang telah diakui mampu membuang 99% polutan air, dan digunakan secara international sebagai standart air m

inum yang sehat dan higyenis. kombinasi sytem Ozonisasi dan Sinar Ultra Violet (UV) sebagai antioksidan penangkal radikal bebas serta sebagai proses sterilisasi untuk membunuh mikroba (kuman, bakteri, dan virus) yang berbahaya . air lebih diaktifkan dengan Sinar Alpha Gamma melalui proses Molecular Resonance e-Magnetic Technology (MReT) serta melalui Bio Ceramic Magnetized yang mampu meningkatkan kandungan oksigen dalam air dan membentuk kluster molekul air Hexagonal (Hexagonal water) yang bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak, melancarkan sirkulasi darah serta meningkatkan proses metabolisme tubuh. Pendapat para ahli mengenai air murni (non mineral anorganik);
1. Tubuh kita memerlukan mineral dari makanan yang kita makan (buah dan sayur), bukan dari air yang kita minum. ((Dr. Cliford Denison).
2. Dr. Charles Mayo dari mayo clinik menyatakan; bahwa tubuh manusia tidak memerlukan mineral anorgank dari air, karena mineral yang dapat di absorbsi oleh tubuh manusia adalah mineral organik yang terdaat dalam sayur, buah, atau daging.
3. Mineral anorganik yang terlarut dalam air, seperti fosfat, sulfur, kalsium karbonat, dll akan tertimbun dalam jaringan tubuh, yng akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada jaringan2 tubuh (Dr. NW. Walker, ’’Water Can Undermine your heath’’ 1996 Norwalk Press. USA)
4. Mineral bukan organik (anorganik) yang terdapat dalam air bila masuk ke dalam tubuh maka akan mengendap karena tubuh tidak mampu menyerap, kerusakan terbesar pada organ2 tubuh disebabkan olen mineral anorganik yang tercampur dalam lemak, garam dalam darah, dan campuran endapan ini dapat menyebabkn penyumbatan pembulu darah ke organ2 vital tubuh sehingga menghambat sirkulasi darah dan merusak fungsi organ. (Paul C.N.D P.hd ‘’the shocking truth about water’’).
5. Mengkonsumsi air murni (non mineral) tidak berpengaruh buruk pada kesehatan, malah sebaliknya akan bermanfaat ganda, karena tidak menambah mineral anorganik yang sudah lama tertimbun dalam tubuh karena tidak bisa di serap. (Dr. Allen E.Bani ‘’your water and your heath’’. Keats publishing, inc, 1990, connecticut, USA).
6. Harvary and Marlyn dalam bukunya ‘’ fit for life’’, mengatakan air mineral tidak sesuai untuk tubuh manusia karena mengandung mineral bukan organik (anorganik) yang tidak di perlukan, endapannya tidak dapat diurai dan sulit dikeluarkan tubuh. Mineral-mineral ini dapat bercampur engan kolesterol dalam darah, sehingga mudah membentuk plak dalam pembulu darah.
7. Allan Mc Daniel, MD dalam bukunya “water whats in for you”, mengatakan; tidak ada nutrisi penting yang larut dalam air mineral anorganik, yang diperlukan oleh tubuh manusia untuk kehidupan dan kesehatan.
8. Manusia memang membutuhkan mineral, tapi bukan mineral anorganik yang berasal dari air, tetapi mineral organik yang berasal dari buah, sayur dan daging. Sedangkan mineral dari dalam air adalah merupakan mineral yang berasal dari dalam tanah yang dibawa oleh air karena sifat air tersebut. Karena mineral tersebut tidak bisa di uraikan oleh air, demikian disebut mineral anorganik. Tuhan telah menciptakan bahwa hanya tumbuhanlah yang mempunyai kemampuan untuk menguraikan dan mengubah sifat mineral dari anorganik menjadi organik yang dibutuhkan tubuh manusia. Jika dikatakn unsur air adalah H20, maka air itulah yang dibutuhkan tbuh manusia, jadi jangan berharap kita membutuhkan mineral untuk tubuh dari air. Mineral anorganik yang terkandung dalam air mengandung berbagai unsur, antara lain; timbal hitam (Pb), iron oxide (besi teroxidasi), merkuri, magneium, aluminium, kalsium karbonat (Ca Co3), besi (Fe), mangan (Ma), natrium (Na), deterjen, fosfat, arsen, asbestos, sulfur, phospat, pestisida, cuprum, chlorin, dll. Seperti yang kita ketahui bahwa setiap masing2 unsur tersebut mempunyai berat jenis/ bahan kimiawi berbeda, yang bilamana terkonsumsi berlebih akan dapat mengendap pada tubuh. Sehingga dalam jangka panjang akan dapat merusak organ tubuh terutama ginjal dan hati yang berfungsi sebagai filter tubuh. Dan endapan yang di sebabkan mineral anorganik tersebut dapat menyebabkan batu ginjal/kencing batu, batu empedu, pengerasan arteri, arthritis dan penyumbatan pembuluh darah-jantung koroner.


sirkulasi air terjadi mulai dari penguapan air di laut hingga membentuk awan, dan turun kembali ke bumi sebagai air hujan. Ketika air hujan turun sampai permukan tanah dan berinfiltrasi ke dalamnya, maka air yang tadinya mengandung molekul H20 saja, mulai membawa kandungan zat mineral yang ada dalam tanah, baik organik maupun anorganik.

singkat;
Mineral organik; di dapat dari sumber yang hidup atau mempunyai kehidupan dan dapat membawa kehidupan bagi sel-sel dalam tubuh. Diantaranya berasal dari sayuran, kacang-kacangan, buah dan umbi-umbian. Mineral anorganik; berasal dari sumber yang tak hidup dan tidak dapat membawa kehidupan (regenerasi sel) dalam tubuh. Mineral anorganik umumnya berasal dari dalam tanah, mineral ini tidak dapat diserap dan diuraikan oleh tubuh manusia/binatang, namun tumbuhan yang akan bertugas menyerap mineral anorganik di dalam tanah melalui akarnya dan melalui proses fotosintetis diubah menjadi mineral organik.

“PENGARUH KANDUNGAN MINERAL “ANORGANIK” DALAM AIR TERHADAP TUBUH KITA”
Mineral memang sangat di butuhkan oleh tubuh, tapi tidak semua jenis mineral dapat di absorbs ke dalam sel tubuh manusia, terutama jens mineral an-organik (bukan organik). Kekerasan air (mineral an-organik dalam bentuk larutan) adalah penyebab utama berbagai penyakit. Mineral-mineral keras yang lolos dari dinding intestinal dan masuk pada system lymphatic, yang kemudian mengirimkan semua produk-produknya melalui darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh, inilah yang menyebabkan penyakit. Dr. Charles Mayo mengatakan; bahwa tubuh manusia tidak membutuhkan mineral dari air. Dr. Ellen E. Badik MD, dalam bukunya “the choice is clear” mengatakan; Jenis mineral yang dapat di absorbsi oleh tubuh adalah mineral organic dari buah dan sayur. Sementara semua jenis mineral lain merupakan zat asing bagi tubuh yan harus di keluarkan. Secara alamiah tubuh manusia sudah memiliki mekanisme pembuangan mineral anorganik, namun sisa zat kimia beracun yang lainnya sedikit demi sedikit aka tertingal dan mengendap dalam tubuh. Di antaranya:
*dalam ginjal= terbentuknya batu karang ginjal (kencin batu)
*dinding pembulu darah= menjerat kolesterol yang pada jangka panjang menyokong pengapuran dan penyumbatan.
*pembulu darah koroner= mengakibatkan penyumbatan pada pembulu darah vena, dan terjadilah serangan jantung koroner.
*mata= menimbulkan katarak.
*hati (liver)= menyebabkan sirosis
*beta pancreas= menghambat produksi insulin (diabetes mellitus “DM”).
*endapan mineral anorganik yang menyelimuti sel tubuh= membuat oksigen tidak dapat masuk, akibatnya terbentuk sel-sel yang tidak terkendali (KANKER).
*usus= mengganggu proses pencernaan dan penyerapan dan membentuk mukoid pada dinding usus. Warna endapan bahan pencemar zat kimia anorganik dalam tubuh dan pengaruhnya terhadap kesehatan;
-hijau= zat Cuprum, oksida dan chlorine> penyakit ginjal, system saraf pusat, kanker.
-hitam= kalsium, magnesium> batu ginjal (kencing batu)
-putih= aluminium, arsen, asbestos> liver, system saraf pusat, dan kanker
-biru= aluminium, sulfur, phospat, pestisida> liver, ginjal, kencing batu, system saraf
-jingga= besi oksida> ganguan air seni dan gangguan keseimbangan metabolism. Para pakar kesehatan menganggap gejala tersebut adalah wajar bila terjadi pada orang tua, karena organ-organ tubuh mengalami penuaan. Dr. Nikolal Kocherginsky, dosen senior teknik kimia university of singapure, dalam bukunya “the straits time” 1997, menyatakan; pada dasarnya orang yang sudah berusia 40-50 tahun, sebaiknya mengkonsumsi air murni (non mineral “tidak mengandung mineral anorganik”). Karena pada usia tersebut tubuh tidak lagi membutuhkan mineral yang lebih, seperti tubuh orang yang masih muda. Berdasarkan sensus penduduk Van Cauver (KANADA) adalah Negara yang memiliki usia harapan hidup lebih tinggi karena penduduknya terbiasa mengkonsumsi air murni/mendekati murni, karena jenis air yang di konsumsi oleh mereka yang mementingkan kesehatn, adalah “AIR MURNI” air yang benar-benar sehat bukan sekedar bersih .

Address

Pasuruan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nadira Healthy Water posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nadira Healthy Water:

Share

Category