Mi Ayam Laa Royba

Mi Ayam Laa Royba Mi Ayam Laa Royba, tempa makan mi ayam dan bakso paling TOP se-Randudongkal.

13/04/2020

Jika kamu tidak berjuang untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan, maka jangan menangis untuk apa yang tidak kamu dapatkan..

12/04/2020

Berhenti mempertanyakan kemampuanmu, mulailah percaya pada dirimu sendiri..
😊

Alhamdulillah, Terimakasih kepada PPA Pemalang yang telah memberikan kami kesempatan untuk ikut serta dalam GJB, Program...
06/03/2020

Alhamdulillah, Terimakasih kepada PPA Pemalang yang telah memberikan kami kesempatan untuk ikut serta dalam GJB, Program Rutin PPA Pemalang.

Kami do'akan semoga semua yang membaca ini dimudahkan hisabnya kelak. Aamiin.

Jazzakumullah Khoir.

Masih ragu makan bakso? Ke Mi Ayam Laa Royba aja, insya Allah khoir. 😁

Terimakasih kepada arisan 15 yang sudah berkunjung ke kedai kami.Jangan sungkan untuk kembali yah. 🤭
14/01/2020

Terimakasih kepada arisan 15 yang sudah berkunjung ke kedai kami.
Jangan sungkan untuk kembali yah. 🤭

12/12/2019

ILUSI ILMU

Tenang, ini bukan sulap karena ada kata ilusinya. Hehehe ….

Biasakan baca sampe selesai. Supaya nggak tersesat. Ntar disangka ilmu pelet lagi. Hehehe

Kalo melihat perkembangan per-Facebook-an, Alhamdulillah (setidaknya teman-teman FB saya) banyak yang posting tentang hal-hal positif.

Dari mulai cerita yang inspiratif, nulis tentang hal-hal baik, dan lainnya. Alhamdulillah bersyukur bangeettt.

Namun, hati-hati. Jangan sampai kita kena penyakit ILUSI ILMU. "Maksudnya, kang?"
Coba cek ayat ini:

"Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff: 2-3)

Ngajak orang lain untuk menjadi baik, tapi kita lupa untuk memperbaiki diri sendiri. Seenggaknya ada dua hal yang bisa kita pelajari dari ayat di atas. Pertama mengajak. Ini memang kewajiban kita untuk mengajak orang berbuat baik. Sudah betul. Nulis hal-hal baik itu ngajak orang lain untuk berbuat baik.

Posting di Facebook tentang hal-hal baik. Ngasih komen yang baik-baik. Share tulisan-tulisan yang baik.Tapi juga jangan lupa ada kewajiban lain. Apa itu? Nah ini yang keduanya, ngajak kebaikan UNTUK DIRI SENDIRI. It means, lakukan apa yang kita ajarkan ke orang lain.

• Ngajak nulis buku, tapi sendirinya naskah nggak selesai-selesai.
• Ngajak salat dhuha dan nulis keutamaannya, tapi sendirinya nggak dhuha.
• Ngajak bersedekah dan nulis tentang keutamaan sedekah, tapi jarang bersedekah.

Ini ilmu tanpa amal namanya. Salah kah? Saya nggak bisa bilang itu salah. Karena bisa jadi di mata Allah apa yang dibagikan berupa tulisan kebaikan adalah amalan. Hal yang berbeda. Ngajarin ilmu dan ngamalin ilmu.
Mungkin lebih tepatnya KURANG SEMPURNA. Tulisan yang kita bagikan di media sosial itu ILMU. Sementara mengaplikasikan ilmu tersebut adalah AMAL nya. Jadi kalau mau sempurna ILMU dan AMAL ini berbarengan kita jalankan.

• Nggak mudah, tapi bisa.
• Nggak ringan tapi perlahan akan terbiasa.

Kenapa harus kita lakukan itu? Ya karena memang itu yang terbaik. Ayat di atas adalah ayat Allah, perkataan Allah. Karena kita hamba-Nya, sebisa mungkin . Wis jangan bantah. Allah yang minta, kita yang ikut. Ngono!
Allah selalu ngasih yang terbaik. Ngajak kebaikan, lalu kita melakukan kebaikan itu, nggak ada sisi kurang baiknya.

• Ngajak dhuha dan kita lakukan dhuha.
• Ngajak nulis dan kita juga nulis.
• Ngajak tahajud dan kita juga tahajud.
• Ngajak jujur dan kita berusaha untuk selalu jujur
• Ngajak sedekah dan kita juga sedekah.

Coba sisi mana yang kurang baiknya? Nggak ada bosss! Baik semua! Jadi kalau kita bisa lakukan dua-duanya, kenapa cuma satu saja yang kita lakukan?

04/12/2019

PAHAMI PERASAAN MEREKA

Ajarkan anak-anakmu perkara iman sebelum engkau mengajarkan Al Quran. Seorang anak yang kokoh rasa cinta kepada Allah tidak akan pernah kedua orang tuanya mendapati kesulitan manakala mengajak anak-anaknya pada perintah-perintah Allah.

Tunjukkan selalu rasa cintamu pada anak-anakmu, anak-anak itu tidak mampu mengungkapkan perasaan mereka secara spontan akan tetapi mereka belajar semua (mengungkapkan rasa cinta) itu dari orang tua mereka. Anak-anak akan paham apa itu senang, sedih, marah, kecewa dari pandangan mereka terhadap kedua orang tuanya dan bagaimana kedua orang tuanya mengungkapkan. Maka, ajarilah mereka bagaimana mengungkapkan dan mengekspresikan perasaan.

Wa Allahu A'lam Bisshawab

03/12/2019

IBU ISTIMEWA..

1. Jangan sampai kesibukanmu dengan tarbiyah anak yang istimewa menjadikanmu lupa dan menganggap bahwa engkau memiliki satu pekerjaan saja, padahal masih banyak anak-anakmu yang lain yang juga butuh dengan tarbiyah yang sama.

2. Jauhkan olehmu dari mensifati anakmu ia anak yang keras kepala atau sulit belajar khususnya diusia dini karena sesungguhnya penamaan yang seperti itu terkadang menempel kuat pada diri anak selamànya.

3. Jangan khawatir dari anakmu tidak akan mendapati solusi disetiap permasalahan, berapa banyak anak-anak yang sudah besar dari mereka tidak mampu mendapatkan solusi permasalahn daripada masa kecilnya.

4. Katakanlah pada anakmu " terima kasih, permisi, kalau boleh, maaf" supaya anakmu belajar darimu. Bicaralah padanya sedangkan engkau tersenyum, rendah diri dan suara yang halus yang disertatai memandang wajahnya saat berbicara.

5. Sesungguhnya berlebih-lebihan memberi bantuan anak menjadikan anak negatif, tidak bergerak akalnya, tidak kuat pikirannya dan tanpa disadari kita telah berbuat buruk padanya daripada berbuat baik padanya.

6. Ajarilah anakmu bahwa mengikuti suatu kegiatan bukan berarti harus memiliki.

7. Anak-anak itu tahu apa yang menjadikan mereka lemah dan mereka merasa butuh dengan orang yang mampu melindungi dan menjaganya, mereka butuh pelukan hangat dari orang yang lebih tua umurnya dari mereka dan yang paling kuat

Wa Allahu A'lam Bisshawab

02/12/2019

10 WASIAT DALAM PENDIDIKAN ANAK

1. Jangan pernah engkau sibukkan dirimu untuk merealisasikan ambisinya dan engkau lupa dengan permasalahan-permasalahan anakmu dan lebih mengutamakan dirimu di atas mereka, maka secara tidak langsung engkau mengajarkan kepada mereka sikap egoistis dan cinta materi.

2. Jangan engkau biarkan tanggung jawab pendidikan dipikul di atas pundak istrimu sendiri, dan menjerumuskan anak-anakmu dalam permasalahan-permasalahan perilaku disebabkan ketidakhadiran sosok seorang ayah.

3. Berusahalah semaksimal mungkin untuk menghabiskan waktu yang cukup bersama anak-anakmu, tinggal bersama mereka merasakan perasaan dan permasalahan-permasalahan mereka.

4. Ingatlah saat engkau menjelekkan anakmu engkau merasakan bahwasanya engkau mencintainya, akan tetapi engkau tidak mencintainya sebatas perilakunya saja, dan setiap kali engkau mencintai anakmu berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan akhlak mereka kepada akhlak yang lebih mulia.

5. Wajib bagi para ayah untuk belajar seni mendengarkan anak-anak agar mereka belajar mendengarkan pada ayah-ayah mereka.

6. Berusahalah untuk menumbuhkan perasaan lulus pada jiwa anak-anakmu sedari kecil, jadikan mereka selalu condong pada perbuatan-perbuatan yang baik, berikan apresiasi saat mereka melakukan perbuatan baik dan jangan mudah menyalahkan saat anakmu melakukan kesalahan.

7. Motivasi selalu anak-anakmu untuk selalu menjadi orang-orang yang selalu jujur bersamamu, mulailah dari dirimu untuk jujur bersama mereka agar engkau menjadi teladan yang baik bagi mereka.

8. Manakala engkau sedang di rumah berusaha semaksimal mungkin untuk tidak berpikir kecuali pada urusan rumah dan anak-anakmu, dan saat engkau di tempat kerja, pikirkanlah saja pekerjaanmu.

9. Apabila engkau melihat anakmu s**a memberontak terhadapmu maka tanyakanlah pada dirimu: apakah engkau sudah memeluk anakmu hari ini ?

10. Amatilah disetiap menit dalam kehidupanmu bersama anak-anakmu, saat menegur anakmu, saat memujinya. Perhatianmu disetiap kebersamaanmu adalah hal yang bermanfaat.

Wa Allahu A'lam Bisshawab

Terimakasih ibu-ibu kece sudah mampir ke tempat kami dalam rangka Acara pembubaran panitia pashmina dan mubalighot PCNA ...
01/12/2019

Terimakasih ibu-ibu kece sudah mampir ke tempat kami dalam rangka Acara pembubaran panitia pashmina dan mubalighot PCNA Randudongkal.

Address

Jalan Raya Mejagong
Randudongkal

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 11:00
12:30 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00

Telephone

+6281293577725

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mi Ayam Laa Royba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mi Ayam Laa Royba:

Share

Category