PANEN PAGI

PANEN PAGI Menjual aneka ragam sayur mayur dan buah musiman dengan harga dibawah standard, di kota semarang.

Terung atau terong (Solanum melongena) adalah tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Asalnya adalah India...
06/08/2026

Terung atau terong (Solanum melongena)

adalah tumbuhan penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Asalnya adalah India dan Sri Lanka. Terung berkerabat dekat dengan kentang dan leunca, dan agak jauh dari tomat.

Terung ialah terna yang sering ditanam secara tahunan. Tanaman ini tumbuh hingga 40–150 cm (16-57 inci) tingginya. Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10–20 cm (4-8 inci) panjangnya dan 5–10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar lebih besar dan tumbuh hingga setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya. Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu, dengan mahkota yang memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning. Buah tepung berisi, dengan diameter yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.

Cara menanam tanaman terung adalah disemai, setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Panen dimulai pada 70-80 hari setelah semai selanjutnya setiap 5 hari.

Dari segi botani, buah yang dikelaskan sebagai beri memiliki banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu dapat dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung nikotin, sejenis alkaloid yang banyak dikandung tembakau.

Sejarah
Terung ialah tumbuhan pangan yang ditanam untuk buahnya. Asal-usul budidayanya berada di bagian selatan dan timur Asia sejak zaman prasejarah, tetapi baru dikenal di dunia Barat tidak lebih awal dari sekitar tahun 1500. Buahnya mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih. Catatan tertulis yang pertama tentang terung dijumpai dalam Qí mín yào shù, sebuah karya pertanian Tiongkok kuno yang ditulis pada tahun 544. Banyaknya nama bahasa Arab dan Afrika Utara untuk terong serta kurangnya nama Yunani dan Romawi menunjukkan bahwa pohon ini dibawa masuk ke dunia Barat melewati kawasan Laut Tengah oleh bangsa Arab pada awal Abad Pertengahan. Nama ilmiahnya, Solanum melongena, berasal dari istilah Arab abad ke-16 untuk sejenis tanaman terung.

Karena terung merupakan anggota Solanaceae, buah terung pernah dianggap beracun, sebagaimana buah beberapa varietas leunca dan kentang. Sementara buah terung dapat dimakan tanpa dampak buruk apa pun bagi kebanyakan orang, sebagian orang yang lain, memakan buah terung (serupa dengan memakan buah terkait seperti tomat, kentang, dan merica hijau atau lada) bisa berpengaruh pada kesehatan. Sebagian buah terung agak pahit dan mengiritasi perut serta mengakibatkan gastritis. Karena itulah, sebagian sumber, khususnya dari kalangan kesehatan alami, mengatakan bahwa terung dan genus terkait dapat mengakibatkan atau memperburuk artritis dengan kentara dan justru itu, harus dijauhi oleh mereka yang peka terhadapnya.

Pilihan Olahan Terong Populer

Terong Balado / Balado Teri: Terong dipotong dan digoreng sebentar, lalu ditumis bersama ulekan cabai merah, bawang, dan tomat yang matang medok.

Tumis Terong Kecap / Saus Tiram: Potongan terong ditumis dengan bawang putih, cabai, dan tambahan kecap manis atau saus tiram untuk rasa gurih-manis.

Pecak Terong / Terong Penyet: Terong dibakar atau digoreng empuk, lalu di-geprek dan disiram sambal terasi atau sambal santan mentah yang segar.

Sayur Lodeh: Terong ungu atau hijau dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam kuah santan gurih bersama kacang panjang.

Kubis atau kol, yang mencakup beberapa kultivar dari Brassica oleracea, adalah tumbuhan dwimusim berdaun hijau, merah (u...
23/07/2026

Kubis atau kol, yang mencakup beberapa kultivar dari Brassica oleracea, adalah tumbuhan dwimusim berdaun hijau, merah (ungu), atau putih (hijau pucat) yang ditanam sebagai tanaman sayuran semusim untuk dipanen krop (kepala) daunnya yang padat. Tanaman ini merupakan keturunan dari kubis liar (B. oleracea var. oleracea), dan tergolong dalam "sayur kubis-kubisan" atau brasika, yang berarti berkerabat dekat dengan brokoli dan kembang kol (var. botrytis); kubis brussel (var. gemmifera); serta kubis savoy (var. sabauda).

Secara umum, berat kubis berkisar antara 500 dan 1.000 gram (1 dan 2 pon). Kubis hijau berdaun licin dan berkrop padat adalah jenis yang paling umum, sementara kubis ungu berdaun licin dan kubis savoy berdaun keriting dengan kedua warna tersebut lebih jarang ditemukan. Di bawah kondisi hari cerah yang panjang, seperti yang terdapat di garis lintang utara yang tinggi pada musim panas, kubis dapat tumbuh cukup besar. Per tahun 2012, kubis terberat tercatat memiliki bobot 6.271 kilogram (13.825 pon 3 oz). Krop kubis umumnya dipanen pada tahun pertama siklus hidup tanaman tersebut, namun tanaman yang ditujukan untuk benih dibiarkan tumbuh hingga tahun kedua dan harus dipisahkan dari tanaman kol lainnya untuk mencegah penyerbukan silang. Kubis rentan terhadap beberapa defisiensi nutrisi, serta berbagai hama, dan penyakit bakteri maupun jamur.

Kubis kemungkinan besar didomestikasi di suatu tempat di Eropa dalam sejarah kuno sebelum 1000 SM. Penggunaan kubis dalam kuliner telah didokumentasikan sejak zaman purbakala.[1] Sayuran ini digambarkan sebagai hidangan mewah di Kekaisaran Romawi.[2] Pada Abad Pertengahan, kubis telah menjadi bagian penting dari masakan Eropa, sebagaimana ditunjukkan oleh iluminasi manuskrip.[3] Varian-varian baru diperkenalkan sejak zaman Renaisans, sebagian besar oleh bangsa penutur bahasa Jermanik. Kubis savoy dikembangkan pada abad ke-16. Pada abad ke-17 dan ke-18, kubis dipopulerkan sebagai makanan pokok di Eropa Tengah, Utara, dan Timur.[4] Sayuran ini juga dimanfaatkan oleh pelaut Eropa untuk mencegah penyakit skorbut selama pelayaran laut yang panjang. Bermula pada zaman modern awal, kubis diekspor ke Amerika, Asia, dan seluruh dunia.[5]

Kubis dapat disiapkan dengan berbagai cara untuk dikonsumsi; sayuran ini dapat diacar, difermentasi (untuk hidangan seperti sauerkraut dan kimchi), dikukus, disetup, dipanggang, ditumis, disemur, atau dimakan mentah. Kubis mentah merupakan sumber yang kaya akan vitamin K, vitamin C, dan serat pangan. Tiongkok adalah produsen kubis terbesar, yang memasok 48% dari total produksi dunia.

Kol atau kubis bisa dimasak menjadi berbagai hidangan lezat yang praktis, mulai dari ditumis dengan kecap atau saus tiram, dicampur ke dalam gorengan bakwan dan isi lumpia, dijadikan sayur kuah bening atau lodeh, diorak-arik dengan telur, hingga dijadikan lapisan gulungan daging atau lasagna.

Aneka Olahan Kol

Ditumis : Tumis kol kecap, tumis kol saus tiram, atau tumis kol cabai rawit pedas.

Dicampur Telur: Telur dadar sayur kol, orak-arik kol telur, atau kol tumis telur praktis.

Digoreng & Isian: Bakwan sayur, isian tahu goreng, atau isian lumpia garing.

Berkuah: Sayur bening bayam/labu, sayur lodeh, atau sup sayur hangat.

Menu Unik: Kol gulung isi daging/ayam dan lasagna daun kol.

Bayam (Amaranthus) adalah tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya baik sebagai sayuran hijau maupun sebagai...
15/07/2026

Bayam (Amaranthus) adalah tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya baik sebagai sayuran hijau maupun sebagai minuman kesehatan yg biasanya di sajikan dalam bentuk jus. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik tetapi sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting bagi tubuh.

Pemerian botani
Terna semusim yang menyukai iklim hangat dan cahaya kuat. Bayam relatif tahan terhadap pencahayaan langsung karena merupakan tumbuhan C4. Batang berair dan kurang berkayu. Daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas, berwarna hijau, merah, atau hijau keputihan. Bunga tersusun majemuk tipe tukal yang rapat, bagian bawah duduk di ketiak, bagian atas berkumpul menjadi karangan bunga di ujung tangkai dan ketiak percabangan. Bijinya berwarna hitam, kecil, dan keras.

Penggunaan

Tanaman Bayam
Bayam sebagai sayur hanya umum dikenal di Asia Timur dan Asia Tenggara, sehingga disebut dalam bahasa Inggris sebagai Chinese amaranth. Di Indonesia dan Malaysia, bayam sering disalahartikan menjadi "spinach" dalam bahasa Inggris (mungkin sebagai akibat penerjemahan yang dalam film kartun Popeye), padahal nama itu mengacu ke jenis sayuran daun lain - lihat Bayam (Spinacia).

Di tingkat konsumen, dikenal dua macam bayam sayur: bayam petik dan bayam cabut. Bayam petik berdaun lebar dan tumbuh tegak besar (hingga dua meter) dan daun mudanya dimakan terutama sebagai lalapan (misalnya pada pecel, gado-gado), urap, serta digoreng setelah dibalur tepung. Daun bayam cabut berukuran lebih kecil dan ditanam untuk waktu singkat (paling lama 25 hari), lebih cocok untuk dibuat sup encer seperti sayur bayam dan sayur bobor. Bayam petik biasanya berasal dari jenis A. hybridus (bayam kakap) dan bayam cabut terutama diambil dari A. tricolor. Jenis-jenis lainnya yang juga dimanfaatkan adalah A. spinosus (bayam duri) dan A. blitum (bayam kotok).

Kandungan besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun lain (besi merupakan penyusun sitokrom, protein yang terlibat dalam fotosintesis) sehingga berguna bagi penderita anemia.

Beberapa kultivar A. tricolor memiliki daun berwarna merah atau putih dan dipakai sebagai tanaman hias, meskipun dapat p**a disayur. Jenis tanaman hias lainnya adalah A. caudatus karena tandan bunganya berwarna merah panjang menggantung seperti ekor. Di tempat asalnya, bayam dimanfaatkan bijinya (bayam biji) sebagai sumber karbohidrat. Biji ini sekarang juga populer sebagai makanan diet karena tidak menyebabkan kegemukan.

Akar tunggang bayam juga dimanfaatkan sebagai obat. Kebanyakan digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu alternatif memenuhi kebutuhan hidup.

Jenis Bayam di Indonesia
Terdapat tiga jenis bayam di Indonesia yaitu:[2]

Amaranthus Dubius ; biasa disebut juga dengan bayam petik. Ciri-ciri tanaman bayam jenis ini adalah pertumbuhannya lebih tegak, berdaun agak lebar dengan warna hijau tua dan ada juga yang berwarna kemerahan. Biasanya tanaman ini banyak dipelihara di halaman rumah.
Amaranthus Tricolor ; atau lebih dikenal dengan bayam cabut. Batangnya berwarna merah dan ada p**a yang berwarna hijau keputih-putihan.

Bayam jenis Amaratus Tricolor
Amaranthus Cruentus ; Jenis tumbuhan bayam satu ini dapat ditanam sebagai bayam cabut maupun bayam petik. Ciri dari tanaman bayam satu ini adalah tumbuh tegak, berdaun besar, berwarna hijau keabu-abuan. Tanaman ini bisa mulai dipanen secara cabutan pada usia 3 minggu.
Manfaat Bayam untuk Kesehatan[2]
Baik Untuk Penglihatan
Bayam mengandung vitamin A beta karoten, lutein dan zeaksantin. Kandungan lutein dan zeaksantin mampu membantu mata untuk menyaring cahaya gelombang pendek yang berbahaya serta mencegah kerusakan pada makula atau pusat retina mata.

Memperkuat Otot
Manfaat dari sayur bayam hijau adalah dapat memperkuat otot karena faktor koenzim Q-10 (C0-Q10) yang bertugas sebagai antioksidan sekaligus membantu memompa darah ke seluruh tubuh. Darah yang dipompa ke seluruh bagian tubuh ini dibantu juga oleh otot jantung yang sudah lebih kuat. Kandungan koenzim dalam bayam juga mampu menurunkan risiko gagal jantung dan jantung koroner.

Menjaga tekanan darah
Kandungan kalium pada bayam mampu melemaskan dinding pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah dan melindungi dari kram otot. Selain itu risiko terkena hipertensi pun bisa berkurang karena kandungan folat yang berfungsi menenangkan pembuluh darah. Disamping folat, ada juga kandungan nitrat alami yaitu senyawa yang berfungsi untuk membuka pembuluh darah dalam meningkatkan aliran darah dan meringankan beban kerja pada jantung.

Membantu Mencegah Kanker
Manfaat lainnya dari bayam yang belum banyak diketahui ialah ternyata bayam mampu membantu mencegah kanker dan membantu memperlambat pertumbuhan sel tumor. Bayam mengandung beta karoten dan vitamin C yang aktif berperan dalam perlindungan terhadap perkembangan sel kanker. Selain beta karoten dan vitamin C, zat yang mampu mencegah kanker adalah klorofil. Klorofil ini efektif sebagai penahan efek karsinogenik dari amina heterosilik.

Kandungan Gizi
Bayam mengandung sekitar 371 kalori per 100 gram, dengan total lemak sebanyak 7 gram, yang terdiri dari 1,5 gram lemak jenuh, 2,8 gram lemak tak jenuh ganda, dan 1,7 gram lemak tak jenuh tunggal. Bayam tidak mengandung kolesterol, dan memiliki kadar natrium rendah, yaitu hanya 4 mg, serta tinggi kalium sebesar 508 mg. Kandungan karbohidratnya mencapai 65 gram, termasuk 7 gram serat pangan dan 1,7 gram gula. Dari sisi protein, bayam menyediakan 14 gram per 100 gram. Untuk kandungan vitaminnya, bayam mengandung 2 IU vitamin A, 4,2 mg vitamin C, tidak mengandung vitamin D, 0,6 mg vitamin B6, dan 0 mikrogram vitamin B12. Mineral penting lainnya yang terkandung adalah kalsium sebesar 159 mg, zat besi 7,6 mg, dan magnesium sebanyak 248 mg.

Bayam sangat lezat dimasak menjadi Sayur Bening dengan tambahan jagung manis atau wortel, Tumis Bayam (ditumis dengan bawang putih dan saus tiram), Sayur Bobor berkuah santan, atau digoreng menjadi Bakwan Bayam.Berikut adalah beberapa inspirasi cara memasak bayam yang bisa Anda coba di rumah:Sayur Bening Bayam: Rebus irisan bawang merah, bawang putih, temu kunci, dan jagung manis pipil. Masukkan bayam, tambahkan garam dan sedikit gula, masak sebentar saja agar bayam tidak lembek.Tumis Bayam Bawang Putih: Tumis irisan bawang putih hingga harum, masukkan bayam, beri sedikit air, saus tiram, merica, dan kaldu jamur. Masak hingga layu dan sajikan.Bakwan Bayam: Campurkan daun bayam dengan adonan tepung terigu, bawang putih, dan telur. Goreng dalam minyak panas hingga garing dan krispi.

Sawi putih (Brassica rapa Kelompok Pekinensis; famili sawi-sawian atau Brassicaceae ) dikenal sebagai sayuran olahan dal...
14/07/2026

Sawi putih (Brassica rapa Kelompok Pekinensis; famili sawi-sawian atau Brassicaceae ) dikenal sebagai sayuran olahan dalam masakan Tionghoa; karena itu disebut juga sawi cina. Sebutan lainnya adalah petsai. Disebut sawi putih karena daunnya yang cenderung kuning pucat dan tangkai daunnya putih. Sawi putih dapat dilihat penggunaannya pada asinan (diawetkan dalam cairan gula dan garam), dalam capcai, atau pada sup bening. Sawi putih beraroma khas tetapi netral.

Habitus tumbuhan ini mudah dikenali: memanjang, seperti silinder dengan pangkal membulat seperti peluru. Warnannya putih. Daunnya tumbuh membentuk roset yang sangat rapat satu sama lain.

Kandungan Gizi Sawi Putih
Banyaknya Sawi yang diteliti (Food Weight) = 100 gr[1]

Bagian Sawi yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 87 %
Jumlah Kandungan Energi Sawi = 22 kkal
Jumlah Kandungan Protein Sawi = 2,3 gr
Jumlah Kandungan Lemak Sawi = 0,3 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Sawi = 4 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Sawi = 220 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Sawi = 38 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Sawi = 3 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Sawi = 6460 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Sawi = 0,09 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Sawi = 102 mg

Sawi putih bisa dimasak tumisan, sup bening, sayur kuah santan, capcay, gulungan isi daging, hingga difermentasi menjadi kimchi.

Address

Jl Pusponjolo Barat Raya Kios No 18, Cabean Semarang Barat
Semarang
50141

Opening Hours

Monday 05:00 - 10:00
Tuesday 05:00 - 10:00
Wednesday 05:00 - 10:00
Thursday 05:00 - 10:00
Friday 05:00 - 10:00
Saturday 05:00 - 10:00
Sunday 05:00 - 10:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PANEN PAGI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share