14/02/2024
*CARA MENGAPLIKASIKAN*
*PUPUK ECO FARMING*
_*TANAMAN PADI*_ *pada LAHAN 1 hektar*
❇️ *PRA TANAM*
Setelah selesai Pengolahan melalui proses pembajakan, jika ingin hasil optimal taburkan pupuk kandang sebanyak 3-6 ton perhektar, ratakan lahan sawah melalui proses peleleran *kondisi Tanah SIAP TANAM* dan Pastikan kondisi air macak-macak dan Tutup semua aliran air sawahnya disaat penyemprotan Pupuk Eco Farming
❇️ *PEMBUATAN BIANG*
Larutkan 1 tube Eco Farming dengan 1 liter air (tetes tebu/air kelapa/air hujan/air sumur) dan hasilnya yg disebut *BIANG* untuk lahan 1 hektar diperlukan 6 tube dengan pelarut 6 liter air diatas, kemudian aplikasikan dengan volume semprot 8 Tengki semprot (17 liter)
Atau setara dosis: volume semprot 8 tengki x 17 liter = 136 liter
6.000 ml biang : 8 tengki
=750 ml
750 ml:17 liter
Maka didapat dosis dengan konsentrasi 44 ml per liter air
* Sebaiknya melarutkan EF dilakukan minimal 24 jam dengan penambahan gula atau molases (pada air kelapa, air hujan dan air sumur) sebelum di aplikasikan ke media tanam
❇️ *Pertama*
Seprotkan pupuk Eco Farming pada lahan yang siap tanam *5 hari sebelum tanam* dengan dosis 44 ml per liter air, tangki dengan kapasitas 17 liter air
Atau setara dengan dosis 6000 ml biang : 8 tengki=750 ml pertengki 17 liter
44 ml biang EF per liter air
Penanaman Padi (0 hst)
▶️ Pada hari ke 5-7 hst aplikasikan pupuk NPK an organik sebanyak 25% perhektar
❇️ *Kedua*
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada *usia 14 hari setelah tanam* dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki dengan pembuatan biang selama 15 menit tanpa penambahan gula atau molases
Volume semprot sebanyak 170 liter atau setara 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 2 pada tanaman diperlukan 1 tube EF perhektar
❇️ *Ketiga*
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada *usia 28 hari setelah tanam* dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki perlakuan biang sama dengan diatas (no.2)
Volume semprot sebanyak 170 liter