26/10/2020
SATE TAICHAN, SATE APA ITU?
Dari awal kemunculannya sate taichan banyak digandrung oleh kawula muda. Terlebih karena kemunculannya yang sangat fenomenal. Bagaimana tidak, makanan yang disajikan layaknya seperti sate-sate pada umumnya ini tampil berbeda. Biasanya kita mendapati sate madura dengan bumbu kacang khasnya atau mendapati sate padang dengan bumbu kacang khasnya. Tetapi berbeda dengan sate taichan yang penyajiannya tanpa menggunakan bumbu kacang melainkan menggunakan bumbu bubuk asin dan sambal cair, dan juga perasan jeruk nipis.
Tekstur sate yang disajikan pun berbeda, umumnya sate dibakar dengan dilumuri kecap manis, lalu dengan bumbu kacang manis. Berbeda dengan sate taichan yang hanya dibakar dan tidak dicampur dengan bumbu bumbu lainnya. Terbilang biasa saja tetapi kemunculannya sangat gempar. Karena biasanya tempatnya yang sangat sederhana, berbentuk lesehan dan berada di pinggiran jalan besar.
Ada beberapa versi tentang awal kemunculannya. Sate taichan pertama kali dikenalkan di indonesia yang paling populer yaitu di senayan jakarta kisaran tahun 2012. Waktu itu ada pasangan muda mudi, yang pria berasal dari jepang dan yang wanita berasal dari indonesia. Mereka bermaksud ntuk berkuliner di daerah senyan, tetapi sang pria tidak s**a dengan sate yang dilumuri dengan bumbu kacang. Akhirnya ia memesan sate dengan tanpa menggunakan bumbu. Hanya dilumuri dengan perasan jeruk nipis dan colekan sambal. Sejak saat itu pria itu memberi nama sate dengan sebutan “taichan” tanpa memberi alasan.
Versi lainnya adalah ada seorang ekspatriat korea selatan yang sering makan sate ayam di daerah senayan. Karena ia sering makan dan berinteraksi dengan pemilik warung sate tersebut, ia mengajari membuat sate yang akan menjadi cikal bakal sate taichan. Saat itu bumbu yang digunakan adalah semua irisan bumbu seperti cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, dan garam. Belakangan, bumbu iris tersebut kemudian dihaluskan sehinggamenjadi sambal pendamping sate polos.
Sate taichan adalah sate seperti biasanya, yang dibakar diatas teflon atau dipanggang tipis. Benar benar penampilan dan teksturnya yang sangat sederhana tetapi kemunculannya mampu menggedor pangsa kuliner di beberapa daerah terutama karena tempatnya yang biasanya disediakan di pinggir jalan besar dan lesehan. Cocok untuk kawula muda yang senang nongkrong sambil makan-makan ringan ditambah dengan canda tawa kawan-kawan ketika sedang berkumpul bersama
Sate menjadi salah satu andalan kuliner indonesia. Beda daerah, beda juga rasanya. Meskipun nama kuliner yang ditawarkan sama, pasti akan berbeda sensasi rasanya. Khususnya pada sate taichan ini yang sedang digandrungi kawula muda, menjadi salah satu peluang bisnis yang cukup populer saat ini.
Sate taichan biasanya dijual dengan harga 2.000-2.500 rupiah pertusuknya atau 20.000 rupiah/porsi. Banyak ditemukan kedai sate taichan disekitaran senayan.
Tertarik untuk mencobanya?