11/10/2026
Cara mengolah lahan tanah bauksit agar bisa di tanaman cabai varietas Reborn
Mengolah lahan tanah bekas tambang bauksit agar bisa ditanami cabai memerlukan pemulihan sifat fisik, kimia, dan biologis tanah karena tanah ini cenderung keras, miskin unsur hara, memiliki pH masam, serta mengandung besi oksida yang tinggi.
Berikut tahapannya :
1. Perbaikan Struktur Fisik Tanah
• Penggemburan: Tanah bauksit biasanya sangat padat, keras, atau berpasir kasar. Lahan perlu dibajak atau dicangkul sedalam 20–30 cm untuk memecah lapisan yang mengeras agar akar cabai bisa menembus ke dalam.
• Pembuatan Bedengan:
Buat bedengan dengan lebar sekitar 100–120 cm, tinggi 15-20 cm, dan jarak antar bedengan 50–70 cm untuk sistem drainase yang baik (mencegah genangan air yang bisa memicu busuk akar).
2. Pengapuran untuk Menetralkan pH
• Tanah bauksit umumnya memiliki tingkat keasaman (pH) yang rendah.
• Taburkan kapur pertanian (kaptan) atau kapur dolomit (mengandung magnesium) di atas bedengan dengan dosis tinggi sesuai tingkat keasaman sekitar 1-1,5 kg/meter bedengan.
• Aduk merata dan biarkan selama 2–4 minggu sebelum tanam hingga kapur bereaksi menaikkan pH ke rentang ideal cabai, yaitu 5,5 – 6,8.
3. Pemberian Bahan Organik (Kunci Utama)
• Tanah bauksit sangat kekurangan bahan organik dan humus.
Tambahkan pupuk organik dalam jumlah besar (misalnya pupuk kandang matang/kotoran ayam atau kompos sebanyak 1-4 kg meter bedengan.
• Bahan organik berfungsi memperbaiki struktur remah tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK), menahan air, serta menetralisir efek negatif besi oksida berlebih.
• Tambahkan dekomposer dan asam humat / humik acid untuk mempercepat proses pelapukan dan menghidupkan mikroorganisme tanah.
4. Pemupukan Dasar Kimia
• Setelah bahan organik dan dolomit tercampur dan didiamkan selama 1–2 minggu, berikan pupuk dasar kimia seperti NPK Ponska/Mutiara dan SP-36 secukupnya untuk merangsang pertumbuhan awal akar dan batang cabai.
• Biarkan lahan yang sudah diberi pupuk dasar tersebut diistirahatkan kembali selama 1–2 minggu.
5. Pemasangan Mulsa Plastik Hitam Perakan (MPHP)
• Pasang mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah bauksit yang cepat kering, menekan pertumbuhan gulma, dan mencegah limpasan unsur hara saat terkena hujan.
• Buat lubang tanam pada mulsa dengan jarak tanam ideal sekitar 50–60 cm antar lubang dalam satu barisan.