06/09/2026
26 derajat di kandangmu bisa sama beratnya dengan 30 derajat, kalau kelembapannya 70 persen.
Ini yang bikin banyak peternak salah baca kondisi kandang. Termometer nunjuk angka aman, tapi ayamnya sudah megap-megap.
September ini 25 persen zona musim di Indonesia masih puncak kemarau, dan BMKG memprediksi El Nino bertahan sampai awal kuartal pertama 2027. Jadi ini belum selesai.
Aku susun 6 langkah supaya produksi telur tidak ambruk, urut dari yang paling murah:
Ukur THI, bukan cuma suhu. Gantung higrometer setinggi punggung ayam, bukan setinggi kepalamu.
Air minum, ini yang paling menentukan. Rasio air banding pakan naik dari 2:1 di suhu 21 derajat jadi 8:1 di suhu 38 derajat. Suhu air ideal di bawah 25 derajat.
SSG. Untuk 15 liter air: citrun 1 gram, soda kue 1 gram, gula merah 10 gram. Bahannya ada di warung.
Geser jadwal pakan. Jangan kasih pakan jam 10 sampai 15. Bagi sepertiga pagi buta, dua pertiga setelah jam 16.
Kalau produksi sudah mulai turun, naik ke dosis pakan. Elektrolit 2 sampai 3 kg per ton, vitamin C 200 sampai 300 mg per kg pakan.
Angin dan atap. Kecepatan udara 1,8 sampai 2,0 meter per detik sudah kasih efek pendinginan nyata. Overhang atap minimal 1,1 meter.
Rinciannya ada di gambar, geser satu per satu.
Produksi turun 5 sampai 10 persen bulan ini masih wajar. Yang tidak wajar kalau kamu belum kerjakan satu pun dari 6 langkah tadi.
Takaran SSG untuk volume lain, dan patokan lengkap heat stress, ada di beternakayam.com
Kandangmu sekarang di angka berapa? Tulis di komentar, nanti aku bantu baca.