16/10/2025
Cinta pertama anak perempuan ada Bapak 😇
Beliau sosok yang selama ini menjaga setiap saat setiap waktu dengan segala kelebihan dan kekurangannya
pernah suatu waktu Beliau berkata "kelak ketika kamu menikah jadilah seorang istri yang cerdas, menerima, terbuka lugu apa adanya ke suami kamu. Kamu bole berkarier setinggi apapun tetep ingat kodratmu sebagai wanita trimo ing pandum"
waktu itu nasehat itu aku anggap angin lalu. Realita kehidupan tidak seindah drama sinetron Indosiar yg ketika teraniaya g sampai 5 menit ada pangeran yg menolong membahagiakan
Realita kehidupan dualisme, sebab akibat kalo semua hal itu sepasang pilihan ada konsekuensinya
Dan kebahagiaan itu juga pilihan, kita tidak bisa menolak kesedihan yang datang ato marah yg datang karna itu semua rasa alami dalam diri
back to true love, dan komitmen pernikahan. Jika pemikiran pada umumnya menikah adalah jodoh ya saat klik.
Dan ketika ada sudut pandang yang berbeda dan terjadi cekcok sering kali di jadikan alasan pembenaran perpisahan ato perselingkuhan. Dan disitulah letak kita melatih komunikasi, perjalanan hidup dan paham owh.... ya jodoh itu ada karna kita yg rasakan ada karsa dan terjadilah karya hidup pengalaman alami yang kita bilang kita sudah mengalaminya 😊 dan ini lho ketika penerimaan hadir disitu kita sudah paham dan mengalami peran kita sebagai wanita ato ibu bumi yg menerima segala situasi yg pernah di alami tanpa menyalahkan siapapun di luar diri kita, termasuk suami, orang tua dan anak ini lho proses latihan kita sebagai ibu yg menerima tanpa protes dan menggali ada apa ? siapa ? bagaimana? apa yg bisa kita perbaiki.
kembali lagi masuk ke rana pribadi diri sendiri