12/08/2026
Kalau kamu orang Tegal, pasti nggak asing sama yang satu ini… 🥹💛
Sega Langgi di Rabu Pungkasan.”
Ada satu tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat Tegal…
Namanya Sega Langgi Rabu Pungkasan.
Setiap Rabu terakhir di bulan Safar, masyarakat membuat Sega Langgi untuk acara selamatan.
Nasi kuning sederhana, dengan lauk tempe, telur, dan sambal kacang panjang.
Bukan sekadar makanan…
Di balik sepiring Sega Langgi, ada doa, harapan, dan kebersamaan.
Tradisi ini menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat untuk memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai musibah atau bala.
Dari dulu sampai sekarang,
tradisi seperti inilah yang membuat makanan khas Tegal bukan hanya soal rasa…
Tapi juga tentang cerita, doa, dan warisan yang terus dijaga. 💛
Dan seperti Sega Langgi,
Djintoel juga lahir dari cerita Tegal.
Cita rasa sederhana yang ingin terus membawa nama Tegal lebih jauh.
Djintoel — banyak rasa, banyak cerita di dalamnya. 🌾🤎
Kalau kamu orang Tegal,
pernah ikut tradisi Sega Langgi Rabu Pungkasan?
Ceritakan di kolom komentar 👇