24/05/2026
Pennjual suara bisa diandaikan sebagai pelacur politik. Sedangkan calon yang membeli suara juga bisa dikatakan kaum pragmatis dalam mendapatkan kursi, jabatan, dan kekuasaan!
Hubungan antara pelacur dan pelanggan adalah hubungan SEMPIT dan JANGKA PENDEK. Keduanya terjadi karena rasa “ngebet” atau tak kuat menahan kebutuhan. Pelanggan (pembeli) tak kuat menahan nafsu untuk segera bisa “ngeseks”. Sedangkan pelacurnya juga tak sabar untuk segera mendapatkan uang (“upah”).
Hubungan antara keduanya didasarkan bukan pada pemahaman mendalam. Juga tidak untuk kepentingan jangka panjang. Hubungan pragmatis-oportunis. Bukan hubungan untuk membangun kebersamaan dan untuk jangka panjang.
Sumber: Ketik | Media Kolaborasi Indonesia.
https://ketik.com/opini/mungkinlah-pilkades-tanpa-politik-uang?fbclid=IwY2xjawR_HwNleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwzNTA2ODU1MzE3MjgAAR6jvQCm_PwGSYbG79wweORXdjhv-EIZlC7RmaB9TYA6SGGLMkkuHClw2MtSKw_aem_jtk34cZc-Q9iJxCnSgBsaA
Mungkin dan tidaknya segala sesuatu bisa terjadi tergantung pada apakah ada syarat-syarat yang diciptakan atau tidak. Kalau sya