Sawah Ujunggebang

Sawah Ujunggebang Luas lahan pertanian Ujunggebang yg mencapai 553 ha. merupakan potensi alam yg menjanjikan 7000 jiwa lebih, 20 kel.
(1)

Tani, 7 pabrik penggiling padi, 6 koperasi, 553 hektar lahan sawah, 1 tujuan membangun ujunggebang sbg desa swasembada pangan

06/05/2026

Ujunggebang memasuki masa Panen Raya musim tanam rendengan

Semoga membawa keberkahan untuk anak putu Jegebang

Pranotomongso Memahami pedoman bertani dari para sesepuh tani.adalah penanggalan tradisional Jawa yang digunakan petani ...
04/01/2026

Pranotomongso

Memahami pedoman bertani dari para sesepuh tani.

adalah penanggalan tradisional Jawa yang digunakan petani untuk menentukan musim tanam, panen, dan tanda-tanda alam πŸŒΎπŸŒ§οΈβ˜€οΈ

Sistem ini dibuat berdasarkan perubahan alam (hujan, panas, angin, bintang, perilaku tumbuhan & hewan), bukan kalender Masehi.

🌿 Pembagian Pranotomongso (12 Mangsa)

Mangsa Kasa (Β± 22 Juni – 1 Agustus)
Musim kemarau kuat, tanah keras, mulai bersih lahan.

Mangsa Karo (2 Agustus – 24 Agustus)
Kemarau, daun gugur, ternak sulit pakan.

Mangsa Katelu (25 Agustus – 17 September)
Panas menyengat, sumur menyusut.

Mangsa Kapat (18 September – 12 Oktober)
Tanda hujan awal, mulai semai padi gogo/palawija.

Mangsa Kalima (13 Oktober – 8 November)
Hujan mulai rutin, tanam palawija & persiapan sawah.

Mangsa Kanem (9 November – 21 Desember)
Hujan stabil, waktu tanam padi utama 🌾

Mangsa Kapitu (22 Desember – 2 Februari)
Musim hujan puncak, rawan banjir & hama.

Mangsa Kawolu (3 Februari – 28 Februari)
Padi mulai berisi, kendalikan penyakit.

Mangsa Kasanga (1 Maret – 25 Maret)
Hujan berkurang, awal panen padi.

Mangsa Kasepuluh (26 Maret – 18 April)
Panen raya, cuaca mulai panas.

Mangsa Dhesta (19 April – 11 Mei)
Tanam palawija kedua, air menurun.

Mangsa Sadha (12 Mei – 21 Juni)
Panen palawija, masuk kemarau lagi.

🌱 Fungsi Pranotomongso bagi Petani
* Menentukan waktu tanam & panen
* Mengurangi risiko gagal panen
* Menyesuaikan pupuk, air, dan pengendalian hama
Bertani selaras dengan alam, bukan melawan alam

Penyebab daun padi menguning dan cara mengatasinya:1. Kekurangan Nutrisi:Tanah yang kekurangan unsur hara seperti nitrog...
04/08/2025

Penyebab daun padi menguning dan cara mengatasinya:

1. Kekurangan Nutrisi:
Tanah yang kekurangan unsur hara seperti nitrogen, kalium, dan magnesium dapat menyebabkan daun padi menguning.
Kekurangan nutrisi ini menghambat proses fotosintesis dan pertumbuhan tanaman.

2. Serangan Hama dan Penyakit:
Hawar Daun Bakteri (HDB) atau Kresek:
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae, ditandai dengan bercak abu-abu kekuningan pada daun yang kemudian meluas menjadi hawar dan daun mengering.
Penyakit Blas:
Disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae, penyakit ini menyerang daun, pelepah, batang, dan malai padi, dengan gejala awal berupa bercak berwarna abu-abu kehijauan hingga kuning pada daun.
Virus Belang Kuning (RYMV):
Virus ini menyebabkan garis-garis dan bercak kuning pada daun, pertumbuhan tanaman terhambat, dan hasil panen berkurang.

3. Kondisi Tanah yang Tidak Sesuai:
Tanah yang terlalu asam atau terlalu basa dapat menghambat penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Sirkulasi air yang buruk (terlalu banyak atau terlalu sedikit air) juga dapat menyebabkan daun padi menguning.
Kondisi tanah yang asam akibat dekomposisi sisa jerami yang tidak sempurna (asem-aseman) juga dapat menyebabkan daun padi menguning.

4. curah hujan
banjir dapat merusak tanaman padi dan menyebabkan daun menguning.

Cara Mengatasi Daun Padi Menguning:
1. Perbaiki Kondisi Tanah:
Pastikan drainase lahan baik agar air tidak tergenang.
Jika tanah terlalu asam, tambahkan kapur pertanian untuk menetralkan pH tanah.
Tambahkan pupuk organik yang sudah matang untuk meningkatkan kesuburan tanah.
2. Pemupukan yang Tepat:
Lakukan pemupukan sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah.
Gunakan pupuk yang mengandung nitrogen, fosfor, kalium, dan unsur hara mikro lainnya.
Pupuk organik juga dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah.
3. Pengendalian Hama dan Penyakit:
Gunakan varietas padi tahan hama dan penyakit.
Lakukan sanitasi lahan dengan membersihkan sisa-sisa tanaman dan gulma.
Gunakan pestisida atau fungisida yang sesuai jika diperlukan.
4. Pengendalian Air:
Atur jadwal irigasi dengan baik sesuai kebutuhan tanaman.
Pastikan sistem irigasi berfungsi dengan baik.
semoga bermanfaat.....πŸ™πŸ™πŸ™

04/08/2025
Beberapa hama padi yang sangat meresahkan petani karena dapat menyebabkan kerusakan serius dan penurunan hasil panen1. W...
23/06/2025

Beberapa hama padi yang sangat meresahkan petani karena dapat menyebabkan kerusakan serius dan penurunan hasil panen

1. Wereng Cokelat (Nilaparvata lugens)
Kerusakan: Mengisap cairan batang padi sehingga tanaman menguning dan mati (hopperburn).
Dampak: Bisa mematikan petakan sawah secara massal.
Keterangan tambahan: Bisa membawa virus kerdil rumput dan kerdil hampa.

2. Penggerek Batang Padi (Scirpophaga incertulas dan lainnya)
Kerusakan: Larva masuk ke batang dan merusak jaringan dalam, menyebabkan beluk (batang kosong) dan sundep (tanaman mati muda).
Dampak: Gabah menjadi hampa dan hasil panen berkurang drastis.

3. Tikus Sawah (Rattus argentiventer)
Kerusakan: Memakan biji padi, merusak tanaman dari fase vegetatif hingga menjelang panen.
Dampak: Kehilangan hasil sangat besar, terutama bila tidak dikendalikan sejak awal.

4. Walang Sangit (Leptocorisa acuta)
Kerusakan: Menyerang malai dan mengisap cairan bulir padi.
Dampak: Bulir menjadi hampa atau berubah warna dan berbau tidak sedap.

5. Ulat Grayak (Spodoptera litura)
Kerusakan: Memakan daun-daun muda padi secara bergerombol.
Dampak: Pertumbuhan tanaman terganggu, terutama pada fase awal.

6. Keong Mas (Pomacea canaliculata)
Kerusakan: Memakan bibit padi yang baru ditanam.
Dampak: Tanaman tidak bisa tumbuh normal dan perlu disulam ulang.

PH TANAH yang SEHAT Jadi gini, ph tanah adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan tanah yang dapat berpengaruh terhad...
23/06/2025

PH TANAH yang SEHAT

Jadi gini, ph tanah adalah ukuran tingkat keasaman atau kebasaan tanah yang dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman apabila ditanami tanaman. Ph tanah terbagi menjadi 3 yaitu rendah(asam) , netral dan tinggi( basa ). Untuk mengukur ph tanah dapat menggunakan alat pengukur ph tanah atau secara tradisional menggunakan kunyit( untuk caranya sudah saya posting di postingan sebelumnya). Namun ph tanah memiliki struktur yang berbeda tergantung dari tingkatannya,
β–ͺ︎ ph tanah rendah(asam) umumya struktur tanah lebih becek atau selalu tergenang air dan ada seperti karat berwarna kuning di permukaan tanah.

β–ͺ︎ ph tanah netral ciri-cirinya adalah tanah gembur dan bagus serta terlihat subur.

β–ͺ︎ ph tanah tinggi( basa) ciri-cirinya struktur terlihat padat dan gersang.

Begitulah singkatnya tentang ciri-ciri dan tanda struktur tanah dengan ph rendah,netral dan tinggi
Semoga bermanfaat

Copas

Address

Ujunggebang Susukan
Wanakajir
45166

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sawah Ujunggebang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sawah Ujunggebang:

Share

Category